Skip to main content
Rekerda I PDIP Sumut Sekjen Apresiasi Kesolidan
Rekerda I PDIP Sumut Sekjen Apresiasi Kesolidan

Rekerda I PDIP Sumut, Sekjen Apresiasi Kesolidan Kader

Sumatera Utara, Tuntasonline.com -Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) berlangsung di Balai Kartini Hotel Le Polonia Medan, Jalan Sudirman Medan, Sabtu (08/02/2020).

Para petinggi partai yang berlambangkan moncong putih tersebut tampak memasuki ruangan sekitar pukul 09.45 WIB untuk mengikuti rangkaian Rakerda Perdana Tahun 2020.

Sementara para pengurus partai se-Sumut telah lebih dahulu memadati ruangan.
Tampak Ketua DPD PDIP Sumut, Japorman Saragih mengantarkan Sekretaris DPP PDIP, Hasto Kristiyanto untuk memasuki ruangan Rakerda.

Turut mengantarkan, Anggota Fraksi PDIP DPR RI dapil Sumut, diantaranya Sofyan Tan dan Sihar Sitorus serta  Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting.

Turut hadir para kepala daerah se-Sumut yang merupakan kader PDIP. yakni Plt Wali Kota Medan, Akhyar Nasution, Bupati Samosir Rapidin Simbolon, Bupati Taput Nikson Nababan juga Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor.

Rakerda diikuti oleh pengurus DPD PDIP Sumut, pengurus DPC PDIP Kabupaten/Kota se-Sumut, dan anggota DPR RI, anggota DPRD Sumut dan anggota DPRD Kabupaten/kota dari Fraksi PDIP.

Rakerda tersebut dimulai dengan pagelaran tarian multietnik Sumut sekira pukul 10.00 WIB kemudian menyanyikan lagu wajib Nasional Indonesia Raya, mars dan hymne PDIP.

Dalam kata sambutannya Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut Japorman Saragih menyampaikan bahwa, di Sumatera Utara akan ada 23 Kabupaten/Kota yang akan melaksanakan Pilkada Serentak sesuai dengan perintah DPP PDIP,  seluruh jajaran akan bahu membahu untuk memenangkan setiap Pilkada yang ada.

"Saat ini untuk Proses Pilkada beberapa daerah sudah melaksanakan survey dan sebagian daerah lagi sedang berjalan,” ujar Japorman Saragih dalam pidato sambutanya.

Sedangkan untuk penguatan Partai saat ini DPD PDI Perjuangan Sumut sedang fokus melakukan Konsolidasi pembentukan Anak Ranting, Ranting dan PAC sebagai persiapan untuk memenangkan Pilkada 2020.

“Jangan Sekali-kali berhenti bergerak dan teruslah bergerak untuk memberikan dedikasi terhadap Partai untuk memenangkan Pilkada 2020,” jelas Japorman.

Mengambil tema “Solid Bergerak Wujudkan Indonesia Negara Industri berbasis Riset dan Inovasi Nasional”, Rakerda dibuka hari ini, dengan dihadiri oleh Pengurus DPD, Anggota Fraksi Pengurus DPC dan Organisasi Sayap Partai.

Disamping itu Hasto selaku Sekjen DPP PDIP dalam sambutannya mengatakan bahwa fitnah-fitnah terhadap PDIP membuat semakin solid menjelang Pilpres dan saat ini kita dapat serangan lagi tapi karena solid bergerak membuat mampu melewatinya.


Solid bergerak bersifat aktif, sejarah mencatat PDIP selalu mendapat cobaan. Kantor Partai diserang, kongres Partai mau dikondisikan tapi kita tetap mampu melewatinya.

Hasto mengawali sambutannya dengan bicara peranan kepala daerah dari PDIP dalam kemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin pada Pilpres 2019. Dia menyebut kepala daerah yang merupakan kader PDIP berperan penting dalam membantu kemenangan Jokowi-Ma'ruf.

Hasto kemudian menyapa sejumlah kepala daerah yang merupakan kader PDIP dalam Rakerda ini. Antara lain Bupati Samosir Rapidin Simbolon hingga Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution. Saat menyapa Akhyar, Hasto sempat bercanda dengan tidak menyebut 'Plt'.


"Akhyar Nasution. Kita nyebut Plt-nya pelan-pelan saja. Yang kita keluarkan Wali Kota Medan," ucapnya.

Hasto kemudian melanjutkan sambutan dan bercerita tentang hasil Rakernas I PDIP yang digelar beberapa waktu lalu. Rakerda kemudian dilanjutkan tertutup untuk pengarahan soal dinamika politik, termasuk Pilkada.

Usai pengarahan tertutup, Hasto bicara tentang pentingnya Pilkada Medan. Dia mengatakan Medan sebagai ibu kota Sumut harus menjadi ikon mulai dari tata kota hingga kebersihannya.

"Kami mencari pemimpin yang betul-betul mampu menjadikan Medan ini sebagai representasi, ikon dari Sumatera Utara ini," ujar Hasto.

Hasto mengatakan nama-nama calon kepala daerah, termasuk Cawalkot Medan, yang mendapat rekomendasi dari Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri bakal diumumkan dalam waktu dekat. Dia kemudian menyebut idealnya PDIP bakal mendorong kader.


Namun, Hasto mengatakan Pilkada merupakan milik rakyat. Oleh sebab itu, DPP bakal mendengar berbagai masukan untuk melihat calon yang diinginkan masyarakat.

"Tentu saja partai dalam perspektif yang ideal mendorong anggota dan kader partai untuk menempati jabatan-jabatan strategis. Tetapi ini bukan Pemilu-nya PDIP. Ini Pemilu-nya rakyat. Rakyat sebagai hakim tertinggi oleh karena itu kami harus mendengarkan suara rakyat," jelas Hasto.

Hasto juga mengatakan DPP PDIP mendengarkan suara dari sejumlah PAC PDIP di Medan yang sempat menyampaikan dukungan kepada Akhyar. Namun, dia mengatakan keputusan ada di tangan Megawati dan kader harus patuh terhadap keputusan itu.


"Suara PAC kami dengarkan. Setelah kami mendengarkan, ketua umum yang memutuskan. Siapapun yang diputuskan ketua umum wajib bagi kita mengikuti rekomendasi itu," ucap Hasto.

Hingga saat ini, sejumlah nama sudah mendaftarkan diri sebagai Cawalkot Medan ke PDIP. Antara lain Plt Walkot Medan Akhyar Nasution, ada Boydo Panjaitan, Maruli Siahaan, menantu Presiden Jokowi, Bobby Nasution, dan lain-lain.

Semua Calon Bupati dan Walikota akan mengikuti sekolah Partai untuk mempelajari strategi politik, dan lain-lain.

Ibu Ketua Umum sesuai keputusan kongres mempunyai wewenang untuk mengambil keputusan terhadap Calon Bupati dan Walikota.(RT/TO)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size