Skip to main content
Anggota DPRD Reses Perdana di Curup Timur
Anggota DPRD Reses Perdana di Curup Timur

Anggota DPRD Reses Perdana di Curup Timur

Rejang Lebong, TuntasOnline.com - Reses perdana di wilayah Curup Timur akhirnya dilaksanakan oleh 7 anggota DPRD Rejang Lebong (RL), Masa Sidang I, Tahun 2020. Pada Selasa (04/02/2020), di Kantor Camat Curup Timur.

Adapun Tujuh anggota DPRD RL Dapil IV tersebut adalah Surya ST, Wahono SP, Ali ST, Lukman Efendi, SH, Hidayatullah, Sanusi Pane S.Sos, dan Putra Mas Wigoro SE, SH, MH.

Pantauan Tuntas Online, Kegiatan ini dihadiri oleh ratusan masyarakat, Camat, OPD terkait, baik dari pihak dinas PUPR, perangkat - perangkat desa / kelurahan dan sebagainya. Dalam reses tersebut, tampak masyarakat sangat antusias menyampaikan keluh kesah mereka terkait sarana dan prasarana yang ada di sejumlah desa dan kelurahan di wilayah kecamatan setempat. Mulai dari meminta kenaikan honor perangkat, Blanko E -KTP, Bedah Rumah, kerusakan akses jalan, irigasi, pelapis tebing, pupuk langka, galian C dan lain sebagainya.  

Seperti disampaikan, Putra Mas Wigoro, pastinya kegiatan ini bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat secara objektif. Mudah - mudahan pihaknya dapat memperjuangkan aspirasi tersebut. "Selaku anggota komisi 2, saya menyerap aspirasi warga yang berkenaan dengan pertanian, itu salah satunya. Seperti tadi ada persoalan pupuk langka yang dieluhkan warga. Kedepannya, akan kita koordinasikan dengan pihak terkait, dimana sebenarnya titik permasalahan tersebut," tegas Putra.

Selain itu, Waka I DPRD RL, juga menyampaikan terkait pelestarian budaya agar masyarakat, terutama suku Rejang dapat berbicara mengunakan bahasa Rejang.  Bahkan, secara tegas ia akan memberikan reward kepada masyarakat Rejang Lebong, dapat masuk Pemandian Suban Air Panas secara gratis, jika bisa menggunakan bahasa Rejang dengan baik dan benar.

"Ini, orang tua asli Rejang semua, tapi anaknya tidak bisa berbahasa rejang, di sini saya sangat miris, melihat pelesatarian budaya rejang melalui bahasa saja tidak ada, apalagi yang lain seperti bisa menulis tulisan kaganga. Karena saya juga sebagai pengelola suban, makanya bagi masyarakat sekitar jika pandai berbahasa Rejang, bisa saya kasih gratis masuk untuk mereka," pungkasnya.

Facebook comments

Adsense Google Auto Size