Skip to main content
Pimpinan investigator KNKT Ahmad Wildan
Pimpinan investigator KNKT Ahmad Wildan

KNKT Turun Tangan, Ini Keterangan Lengkap Investigator Laka Bus Sriwijaya

Kota Bengkulu, Tuntasonline.com - Tim Investigator Komite Nasional Keselamatan Tranportasi (KNKT) mendatangi pool Sriwijaya, di Sungai Hitam, Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah, Kamis (26/12) pagi. Kedatangan ini terkait kecelakaan tragis yang dialami bus Sriwijaya jurusan Bengkulu-Palembang di Lematang Pagaralam, Senin (23/12) malam. 

Pimpinan investigator KNKT, Ahmad Wildan mengatakan kedatangan pihaknya ke pool Sriwijaya untuk melakukan pengecekan terhadap beberapa kendaraan dan sopir yang ada. 

"Temuan di lapangan ialah tidak ada jejak pengereman artinya pengemudi tidak lakukan rem, ini bisa karena pengemudi kehilangan kontrol atau karena ada masalah dikendaraan. Nah dari penjelasan penumpang yang selamat kita tahu bahwa kendaraan ini berjalan dengan kecepatan kencang di lokasi yang kita tahu sendiri geometrik jalanan disana menurun,” jelas Wildan. 

Dalam prosedur mengemudi, pimpinan tim investigasi KNKT ini menjelaskan jika mengemudi di tanjakan menurun haruslah menggunakan gigi rendah dengan kecepatan rendah.

"Sopir tidak menjalankan prosedur mengemudi yang dijalankan, potensi yang akan terjadi jika bus atau truk melalui jalan yang menurun dengan gigi tinggi akan terjadi dua hal yang pertama roda kendaraan akan over high yang kedua tekanan anginnya akan tekor ketika salah satu hal itu terjadi maka rem akan ngeblong,” kata Wildan. 

Ditambahkannya, kecelakaan yang terjadi terhadap bus Sriwijaya bukan dikarenakan melebihi muatan.

“Ini bukan masalah over capacity, ini masalahnya adalah masalah rem yang tidak bekerja. Bus itu masukjurang karena bus tersebut tidak bisa mengerem, kenapa tidak bisa mengerem? Karena remnya blong. Kenapa remnya ngeblong? Ada dua kemungkinan ada masalah di kendaraan itu sendiri atau pengemudi melakukan kesalahan prosedur dalam mengemudi. Nah yang kita temukan di lapangan adalah dia melakukan kesalahan dalam prosedur mengemudi," jelas Wildan. 

Menurut tim investigasi KNKT, kecelakan yang terjadi oleh bus Sriwijaya ialah kecelakan darat terburuk yang terjadi sepanjang 2019. 

"Dari jumlah korban terbanyak kecelakaan kali ini ialah kecelakam darat terburuk sepanjang tahun 2019" tutup Wildan.(P3)

ADS1

Facebook comments

Adsense Google Auto Size