Skip to main content
Konferensi Pers Laporan Kontraktor Dibantah Habis-habisan
Konferensi Pers Laporan Kontraktor Dibantah Habis-habisan

Konferensi Pers, Laporan Kontraktor Dibantah Habis-habisan

Kota Bengkulu, Tuntasonline.com – Menanggapi laporan kontraktor proyek pembangunan alun-alun Taman Berendo ke Kejaksaaan Agung RI, Dinas Kominfo melakukan konferensi pers terkait kasus yang membawa-bawa nama Walikota Bengkulu tersebut dibantah habis-habisan, Sabtu (14/12). 

Konferensi Pers yang dilaksanakan di ruang Monitoring Center  Dinas Kominfo dan Persandian Kota bengkulu ini dihadiri langsung oleh Eko Agusriyanto selaku  Plt. Kadis Kominfo Kota, Beni Irawan selaku Mantan Kadis PUPR kota Bengkulu, Noprisman Plt Kadis PUPR kota Bengkulu, serta Maas Syabirin sebagai Kabid Cipta Karya PUPR kota Bengkulu.

Dalam konferensi Pers ini, Beni Irawan menjelaskan bahwa nama Amiruddin selaku Kuasa Direktur PT. Karya Duta Mandiri Sejahtera tidak tertera dalam Akte Pendirian PT tersebut. 

Dalam laporan ke Kejaksaan Agung RI tersebut Amiruddin Murtuza seolah-olah merasa diperas dan dirugikan miliyaran rupiah oleh oknum konsultan pengawas bernama Hendri, mantan kadis Bina Marga PU dan PPTK proyek alun-alun bernama Sabirin dan juga membawa-bawa nama Walikota Bengkulu Helmi Hasan seolah-olah meminta atau menitipkan pesan untuk meminta uang terkait proyek tersebut, dalam surat tersebut Amiruddin merasa dirugikan uang hingga mencapai Rp 2 Miliar rupiah.

Maas Syabirin menjelaskan apa yang tercantum dalam laporan tersebut tidak lah benar.

“Apa yang tercantum dalam surat tersebut tidaklah benar. Kami tidak pernah menghambat termin, sesuai aturan kontrak jika proses pembangunan telah 50% barulah termin dilayangkan," jelas Syabirin.

Ditambahkan Beni, pihaknya sampai saat ini masih menunggu permintaan maaf dari Amiruddin selaku pelapor tersebut.

“Atas apa yang dilaporkan oleh Amiruddin tidaklah benar, apalagi membawa beberapa nama jadi kami menunggu etikat baik dari Ammirudin untuk meminta maaf. Jika ia telah meminta maaf kami anggap permasalahan ini selesai,” ungkap Beni.

Hal serupa juga ditambahkan Eko Agusriyanto, “Yang jelas saat ini kita menunggu etikat baik dari saudara Amiruddin, yang mana dia juga mencatut nama Walikota Bengkulu Helmi Hasan. Jika memang peristiwa itu benar pak wali tak akan menghalangi laporan yang dibuat oleh Amiruddin. Tapi jika tidak kita berharap permintan maaf selanjutnya kita lihat perkembangannya kedepan,”jelas Eko.(CW4)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size