Skip to main content
Calon BPD Perkebunan Pangkatan Dusun 2 Duga Ada Kecurangan Pada Pemilihan
Calon BPD Perkebunan Pangkatan Dusun 2 Duga Ada Kecurangan Pada Pemilihan

Calon BPD Perkebunan Pangkatan Dusun 2 Duga Ada Kecurangan Pada Pemilihan

Labuhanbatu, Tuntasonline.com - Diduga adanya kecurangan sebelum pemilihan Badan Permusyawaran Desa (BPD) Desa Perkebunan Pangkatan Dusun 2 Kecamatan Pangkatan Kabupaten Labuhanbatu.

Salah seorang Calon Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa tersebut yakni Dedy Setiady Mangunsong Alias Didok ketika di jumpai wartawan Kamis (12/12/2019) mengatakan, "Saya menyesalkan atas perbuatan salah seorang Calon Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Desa Pangkatan Dusun 2 yang berinisial AR kerena saya menduga adanya permainan dan kecurangan dalam mekanisme pemilihan badan pemusyawaratan desa (BPD) Desa Pangkatan ini yang akan dilangsungkan pada Hari Minggu Tgl 15/12/2019 mendatang," ucapnya.

Lanjut Didok yang merupakan anak salah seorang tokoh di Labuhanbatu ini menceritakan, kalau team sukses (TS) yang berinisial AR itu melakukan mengumpulan Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebelum adanya pengumuman resmi dari panitia penjaringan pemilihan anggota BPD Desa Perkebunan Pangkatan yaitu tanggal 07/12/2019, tapi kenapa sebelum ada nya pengumunan resmi dari panitia mereka melakukan pengumpulan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Lanjut lnya menceritakan, menurut saya itu tidak boleh dilakukan karena itu merupakan salah satu pelanggaran dalam petunjuk teknis (Juknis) di badan pemusyawaratan desa (BPD) Desa Pangkatan ini, karena semua sudah di atur oleh panitia penjaringan pemilihan anggota (BPD) desa Perkebunan pangkatan ini.

Sebanyak 4 dusun yang akan melaksanakan pemilihan badan permusyawaratan desa (BPD) desa Pangkatan ini tapi yang diduga adanya kecurangan permainan dalam mekanisme pemilihan badan pemusyawaratan desa (BPD) yaitu di Dusun 1 dan 2.

"Sedangkan saya sebagai calon permusyawaratan desa (BPD) 
menunggu aba aba dari panitia artinya saya mengikuti prosedur dari kepanitiaan, sehingga dengan ini saya minta kepada ketua panitia dan sekretaris dalam panitia penjaringan pemiliham anggota BPD Desa Perkebunan Pangkatan ini agar mengambil sikap dalam menindak lanjuti diduga adanya kecurangan dalam pemilihan," ujarnya. 

"Saya harapkan kepada panitia agar bersikap netral dan tidak tebang pilih dalam pemilihan di tanggal 15/12/2019 mendatang, karena negara kita adalah negara domokrasi jadi jangan ada yang kata curang," ucapnya.

"Buat masyarakat di desa perkebunan Pangkatan  Kecamatan Pangkatan jangan takut dan jangan mau di bodoh bodohi oleh sekolompok orang yang ingin memecah belah suara kita, kalau ada yang seperti itu maka laporkan ke panitia," katanya. 

"Walau pun saya merasa di curangi tapi saya akan tetap maju sebagai calon permusyawaratan desa (BPD) di desa perkebunan Pangkatan Dusun 2 ini, kerena saya ingin memperjuangkan hak dari warga Desa Perkebunan Pangkatan ini," tutupnya.

Ditempat yang sama Ketua panitia penjaringan pemilihan anggota BPD Desa Pangkatan yakni Suwarji dan Seketaris panitia penjaringan tersebut  Syahbella Rambe ketika di konfirmasi wartawan Kamis (12/12/2019) mengaku belum mengetahui kalau adanya kecurangan yang di dalam permusyawaratan desa (BPD) namun apabila bila terbukti melakukan kecurangan maka kami sebagai panitia akan memberikan sangsi yang tegas.

Ditempat terpisah, salah seorang warga Desa Perkebunan pangkatan Dusun 2 yang bermarga Gultom, dia mengaku kalau kartu tanda penduduk (KTP) nya di minta oleh salah seorang Team sukses (TS) sekitar sebelum tanggal 07/12/2019 tepat nya pukul 10 :00 WIB. (Paris)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size