Skip to main content
Wakapolres Kompol Hasian Panggabean didampingi AKP Ras Maju Tarigan SH Kasat Narkoba Polres Tanah Karo, saat konferensi pers di halaman kantor Polres Tanah Karo Senin (09/12) pukul 15 : 30 wib
Wakapolres Kompol Hasian Panggabean didampingi AKP Ras Maju Tarigan SH Kasat Narkoba Polres Tanah Karo, saat konferensi pers di halaman kantor Polres Tanah Karo Senin (09/12) pukul 15 : 30 wib

Resedivis Diduga Jaringan Narkoba Internasional Diciduk

KARO, TuntasOnline.Com - Satuan Reserse Narkoba Polres Tanah Karo kembali meringkus para pelaku narkotika. Kali ini berhasil menggagalkan peredaran narkotika diduga jaringan internasional.

Satu dari dua orang pelaku berhasil di hadiahi timah panas karna berusaha melarikan diri menggunakan kendaraan roda empat jenis suzuki ertiga (hitam) dan menabrak kenderaan warga lainnya di seputaran pos lantas desa Doulu yang saat itu sedang melakukan razia, Minggu (8/12/2019) sekitar pukul 15.30 wib.

Senin (09/12/2019) pukul 15 : 30 wib Polres tanah Karo gelar perss rilise terkait hasil tangkapan pelaku penyalahgunaan narkotika yang berhasil diamankan Satresnarkoba Polres Tanah Karo kurun waktu sebulan. Dihadapan sejumlah  wartawan Kompol Hasian Panggabeaan didampingi AKP Ras Maju Tarigan, SH Kasat Narkoba  menyebutkan kronologis kejadian penembakan seorang tersangka narkoba yang sudah menjadi Target Operasi (TO) petugas. 

Melalui Satuan Narkoba Polres Tanah Karo mendapat informasi ada nya peredaran narkoba di wilayah hukumnya. Informasi yang berharga itu langsung dikembangkan dengan berhasil meringkus satu pelaku berinisial IS dan HS  keduanya warga Tanah Karo di Jl Jamin Ginting, tepatnya dikawasan terminal bus Kaban Jahe, Tanah  Karo sekitar pukul 11.00 wib, Minggu (8/12/2019).

Setelah kedua pelaku diringkus polisi terus mengembangkan dan berhasil meringkus pelaku lainnya sekitar pukul 14.00 wib. Pelaku tersebut berinisial AJS di pekuburan umum Desa Doulu. Polisi terus mengembangkan dan diketahui BB tersebut diperoleh dari pelaku BSP (29) warga Jl Bayangkara, Kel. Kampung Dalam, Kaban Jahe serta RSB (32) warga Desa Ketaren, Gg Saudara, Kaban Jahe yang menurut polisi juga diduga sedang mengedarkan narkotika diduga jenis sabu-sabu. Polisi pun terus memburu nya dan saat melintas di Jl Jamin Ginting tepatnya 100 meter dari simpang Doulu, polisi pun berselisih jalan dengan kedua pelaku BSP dan RSB tersebut yang saat itu mengendarai mobil jenis Suzuki Ertiga," ungkap Ras Maju dihadapan para awak media.

Lankut Ras Maju, "dalam upaya meringkus kedua nya, polisi sempat menghadang laju kenderaan yang dikemudikan BSP. Walau berhasil diringkus dengan melepaskan timah panas, keajdian tersebut sempat mengundang perhatian warga sekitar. Dimana pelaku sempat berupaya menerobos blokade yang dibuat pos lantas Doulu dengan sejumlah kenderaan. Mobil yang dikemudikan BSP sempat menghantam satu kenderaan milik warga dan nyaris menabrak sejumlah polisi yang ikut membantu penangkapan terduga tersangka.

Karna tersangka tidak mengindahkan tembakan peringatan, petugas terpaksa menembak tepat ke arah tersangka agar laju kenderaan yang di kemudikan tersangka dapat terhenti, demi meminimalisir korban warga lainnya. Setelah kedua pelaku tersangka pengedar narkoba berhasil kita lumpuhkan, pelaku BSP kita angkut ke Rumah Sakit Umun Kaban Jahe, namun pelaku keburu meninggal dunia di rumah sakit." Urai kasat

Wakapolres Tanah Karo, Kompol Hasian Panggabean dalam pres rilis nya, Senin (9/12/2019) membenarkan telah meringkus para pelaku narkotika jaringan internasional tersebut dengan satu pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas tersebut. 

"Benar kita lumpuhkan satu pelaku berinisial BSP yang berupaya menerobos blokade kita yang dibantu unit lalulintas Polres Karo. Petugas beberapa kali melepaskan tembakan peringatkan namun tidak diindahkan tersangja BSP tersebut. Kita lakukan tindakan terukur dan mengenai bagian kepala belakang bagian kiri," jelas Wakapolres.

Dari hasil penggeledahan terhadap tersangka BSP ditemukan barang bukti 2 (dua) paket plastik bening less merah narkotika diduga jenis sabu yang dibungkus dengan lakban hitam dengan berat bruto 14,20 gram, Uang tunai sebesar Rp.16.000.000,- , 1 (satu) unit Hand Phone merk Realme warna biru, 1 (satu) unit Hand Phone merk samsung warna hitam.

"Dan tersangka ini merupakan target kita serta merupakan resedivis dan baru 4 bulan bebas dalam kasus yang sama. Kita nyatakan pelaku ini diduga jaringan internasional, kita periksa dari hasil riwayat chating dari hpnya. Dan dari pemeriksaan hp pelaku, berasal dari Negara tetangga Malaysia dengan seorang wanita yang kita duga wanitanya BSP yang status nya belum kita ketahui. Dari percakapan tersebut mengarah pada percakapan tentang narkoba," tegas Ras Maju Tarigan.

Dirinya menegaskan, kita yang juga berhasil mengamankan pelaku RSB yang saat itu berada didalam mobil tersebut. Kita berhasil mengamankan BB dari rumah nya di Jl Jamin Ginting Desa Ketaren, Gg Saudara, Kecamatan Kaban Jahe satu paket diduga sabu-sabu dengan berat lebih kurang 5 gram. Dan para pelaku kita amankan ke Polres  untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan. Sedangkan pelaku yang meninggal rencananya diserahkan ke pihak keluarganya. Dan ini juga berkat kooperatif satu pelaku lagi, berinisial AS (23) warga Desa Tiga Nderket, Kecamatan Tiga Nderket, Kabupaten Karo yang sebelum nya juga kita amankan terlebih dahulu, dan dari pelaku ini kita amankan BB satu unit hp yang kita duga sebagai alat komunikasi antara masing-masing pelaku. Para pelaku ini kita duga saling bekerja sama dalam mengedarkan narkoba di wilayah hukum polres Karo dan Medan dari pemeriksaan hp mereka," ungkapnya.

Wakapolres Tanah Karo Kompol Hasian Panggabean pada kesempatan kegiatan pressrilise menjelaskan, "Dalam Satu bulan terakhir,  pihak Polres Tanah Karo sudah berhasil meringkus 38 pelaku narkoba, dengan 24 laporan serta BB yang sudah kita amankan sebanyak 144.59 gram shabu serta 9.324.70 gram ganja serta enam pelaku sudah terkena timah panas, Satu diantaranya tersangka yang juga resedivis bandar narkoba meninggal dunia," pungkas Hasian.(RT/TO)

ADS1

Facebook comments

Adsense Google Auto Size