Skip to main content
PT Aburahmi Didemo Anggota Koperasi Plasma Penukal Lestari
PT Aburahmi Didemo Anggota Koperasi Plasma Penukal Lestari

PT Aburahmi Didemo Anggota Koperasi Plasma Penukal Lestari

PALI, TuntasOnline.Com - Tidak ditanggapi keinginannya oleh pihak perusahaan PT Aburahmi, ratusan anggota koperasi Plasma Penukal Lestari gelar aksi demo serta sampaikan 8 tuntutan, Rabu 20 Nopember 2019.


Dalam tuntutannya saat didampingi 8 kordinator aksi demo menyampaikan bahwa pihaknya memintak agar perusahaan harus ukur ulang lahan plasma maupun inti di PT Aburahmi, pembagian luas lahan harus pada perjanjian tahun 2006, pengelolahan plasma yang sudah berumur 48 bulan harus diserahkan kepada petani plasma melalui koperasi penukal lestari.


Selain itu juga mereka menginginkan agar pembagian hasil plasma 70%/30% ,juga tidak menerima adendum tahun 2016 yang tidak diketahui anggota plasma, pihak perusahaan harus bertanggung jawab atas terbakarnya lahan petani plasma serta lahan petani inti harus sama bersih dengan plasma dan juga tenaga kerja harus diutamakan masyarakat setempat.

 

Atas tidak diindakanya keinginan anggota koperasi penukal lestari tersebut ketua kordinator dan sekelompok anggota koperasi langsung memmortal akses jalan masuk yang sering digunakan untuk jalan produksi perkebunan kelapa sawit PT Aburahmi.


Ketua kordinator demo Ujang Efendi,S.Sos mengatakan  bahwa PT Aburahmi dimulai pada tahun 2006 perjanjian dengan masyarakat inti dan plasma dibagi dua yang dimaksud di sini yaitu sebagian kebun milik inti perusahaan dan sebagian juga milik plasma petani air itam Timur.


"Setelah lahan di diukur oleh BPN luas areal perkebunan 3250 hektar yang mana kalau dibagi dua menjadi lebih dari 1610 heaktar hak petani plasma nanum dilapangan tidak sesuai angka itu," kata Ujang Kordinator Demo dihadapan awak media.


Masih katanya bahwa, yang lebih diluar dugaan lagi bahwa pada tahun pada tahun 2016 pihak perusahaan Aburahmi membuat adendum sebuah perjanjian yang tidak dikordinasikan bersama anggota koperasi.


"Sedangkan dari isi perjanjian sampai merugikan masyarakat petani plasma seperti pada perjanjian hak guna usaha (HGU) lebih dari perjanjian awal seperti biasanya setiap  guna usaha ada 35 tahun  tapi sekarang sudah 60 tahun," ucapnya saat memortal jakan akses perkebunan di Desa Air Itam Timur.


Ditempat yang sama saat dikonfirmasi pihak Management PT Aburahmi mengatakan membenarkan bahwa adanya aksi demo oleh anggota koperasi Penukal Lestari sedangkan pihaknya menanggapi biasa saja terkait demo.


"Oh ya biasalah kalau pihak perusahaan di demo, Ketika Anggota koperasi kurang puas pasti demo," ucapnya di bilangan kantor SPU PT Aburahmi (20/11).


"Menanggapi hal itu kami akan adakan rapat dan akan kita putuskan 10 hari kedepan," cetus Pandes Mimalulang mewakili pihak Management PT Aburahmi dihadapan sejumlah media.(Anelka)

ADS1

Facebook comments

Adsense Google Auto Size