Skip to main content
Debt Collector Ambil Paksa Motor di Labuhanbatu
Debt Collector Ambil Paksa Motor di Labuhanbatu

Debt Collector Ambil Paksa Motor di Labuhanbatu

Labuhanbatu, Tuntasonline.com - Diduga team Debt Collector Labuhanbatu kembali bereaksi ambil paksa sepeda motor yang menunggak cicilan di jalan membuat warga Labuhanbatu kembali resah atas ulah nakal dari oknum debt Collector tersebut diduga yang berinisial Indra Mnurung, Suhaidi alias Jawa dan Henra Mangungsong, jelas yang dikatakan Ketua DPD Lsm Pisod Labuhanbatu Raya Ir, Syafrizal Siregar (Buyung) di Ruang Kerja nya Jalan Meranti Kecamatan Rantau Utara Kabupaten Labuhanbatu Jum'at (15/11/2019).

Lanjut ditambahkan Buyung, menurut pemberitaan sebelum nya team debt collector tersebut bereaksi di seputaran Jalan Baru, terkadang mereka mangkal di simpang pabrik Getah Hoklie dan di seputaran Ujung Bandar sampai ke simpang Mangga, karena nama-nama mereka selalu terdengar oleh saya.

Menurut Buyung, Kementrian Keuangan telah mengeluarkan peraturan yang melarang leasing atau perusahaan pembiayaan untuk menarik secara paksa kendaraan dari nasabah yang menunggak kredit kendaraan.

Hal itu tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 130, PMK 010/2012 tentang pendaftaran fidusia bagi perusahaan pembiayaan.

"Sudah jelas peraturan itu ada sehingga tidak boleh ambil paksa sepeda motor yang menunggak cicilan di jalan tapi kenapa tidak di patuhi peraturan tersebut apakah team dari debt collector itu kebal dengan hukum," bilang Buyung.

"Sehingga saya meminta kepada Polres Labuhanbatu jangan diam agar berindak tegas atas inisial nama nama debt collector itu karena sudah cukup meresahkan warga Labuhanbatu dan kalau sudah tertangkap maka saya harapkan proses lah dengan hukum yang tegas," pinta Buyung.

"Kalau memang Polres Labuhanbatu tidak dapat cepat menertibkan dari team debt collector itu maka kami warga Labuhanbatu akan menertibkan mereka kerena efek dari team debt collector itu bisa membahayakan nyawa orang lain di jalan," tandasnya. 

Sejumlah kalangan masyarakat dan organisasi menyampaikan reaksi yang tidak baik terkait team debt collector yang berinisial nama nama tersebut karena meresahkan warga Labuhanbatu dalam berkendara.

Ditempat terpisah, Kapolres Labuhanbatu AKBP Agus Darojat SIK, SH,MH ketika di konfirmasi wartawan terkait yang benisial Indra Mnurung, Henra Mangungsong dan Suhaidi alias Jawa lewat pesan what app mengatakan "nanti kita cek ya" ucapnya dengan singkat.( SP/PS)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size