Skip to main content
Dewan Kota Tinjau Balai Adat yang Terbengkalai
Dewan Kota Tinjau Balai Adat yang Terbengkalai

Dewan Kota Tinjau Balai Adat yang Terbengkalai

Kota Bengkulu, Tuntas Online.Com - Miris, sejak Balai Adat Kota Bengkulu diresmikan pada 15 Maret 2012 lalu, kini Balai Adat Kota Bengkulu rusak parah dan terbengkalai. Anggota DPRD dan Anggota  Komisi II DPRD Kota Bengkulu Saat meninjau secara langsung Keadaan Balai Adat, mereka Siap kucurkan Dana Besar Untuk Merenopasi Balai Adat. Kamis, (7/11/2019).

T
Ketua DPRD Kota Bengkulu Suprianto ungkapkan alasan mereka melakukan sidak ini, karena mendapat laporan dari Dinas Pariwisata Kota Bengkulu menyangkut keterangan terbengkalainya Balai Adat.


"Yang jelasnya kan dari Komisi II mendapat laporan dari Dinas Pariwisata setela kita sidak disana memang kondisinya  sangat memprihatinkan. Pemerintah Kota berencana dari pada ini terus terbengkalai sebenarnya dari pada Dinas Pariwisata disana lebih baik disini kalau memang dapat setuju kan begitu," ujar Suprianto.

T
Suprianto juga menjelaskan biaya renopasi ini nanti kita anggarkan sebesar Rp 6,5 Miliar.


"Untuk dana renopasi ini nanti kita akan anggarkan Dana sebesar Rp 6,5 Miliar," ungkap Suprianto.


Suprianto juga menyatakan bahwa Gedung ini sangat layak untuk dijadikan kantor pariwisata.


"Yang jelas begini gedung ini sangat layak untuk dijadikan kantor Pariwisata, karena letaknya sangat strategis dengan Pariwisata itu sendiri dengan pantai panjang, Benteng dan disini juga sering diadakan epen tabot. Nah saya rasa memang pas kalau disini tempat Kantor Pariwisata," ujarnya.

T
"Tadi kami dari dinas Pariwisata, Pariwisata ini memamng sangat miris sekali, sangat minim sekali gedung maupun pasilitasnya dan gedungya juga bukan milik kita tetapi milik Pemda Provinsi. Insyaa Allah kedepanya nanti kalau memang diizinkan oleh pak Walikota bahwa kantor BMA ini kita rehap kita jadikan kantor pariwisata dan dibawahnya bisa juga tempat kuliner dan diatas tempat-tempat acara selanjutnya seperti acara pesta dan sebagainya dan itu juga bisa menghasilkan PAD," tutup Bambang Hermanto.(CW4)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size