Skip to main content
Masyarakat Cemaskan Kenaikan Iuran BPJS
Masyarakat Cemaskan Kenaikan Iuran BPJS

Masyarakat Cemaskan Kenaikan Iuran BPJS

Bengkulu, Tuntasonline.com - Kecemasan mulai melanda Masyarakat pasalnya pemerintah akan menaikkan besaran iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) yang mencapai 100 persen pada 2020 mendatang. 

Hal tersebut dikemukakan oleh salah satu pengguna BPJS Kesehatan, warga Kelurahan Surabaya Kota Bengkulu saat ditemui tuntasonline.com di Rumah Sakit Harapan dan Doa Kota Bengkulu.

"Rencana kenaikan iuran ini semakin menyulitkan, iuran sekarang saja sudah berat, apalagi sampai dinaikkan, apa ada jaminan nantinya pelayanan semakin baik," pungkasnya, Kamis (31/10/2019).

Beliau menambahkan kenaikan iuran BPJS sebaiknya tidak langsung mencapai 100 persen, mengingat kondisi perekonomian. Apalagi dengan pekerjaannya sebagai buruh harian. Dimana kenaikan iuran ini sangat berimbas besar bagi kondisi ekonomi wanita berusia 56 tahun tersebut.

"Kondisi perekonomian sekarang sudah susah, apalagi dengan adanya kenaikan BPJS ini pasti akan berdampak besar ke masyarakat," tambahnya.

Hal senada diungkapkan oleh pengguna BPJS di kelurahan sawah lebar Kota Bengkulu. Ia mengungkapkan kenaikan iuran BPJS kurang efektif terutama untuk tingkat ekonomi menengah ke bawah. Kenaikan ini semakin menambah beban masyarakat kecil.

"Tentu kenaikan ini imbasnya kepada masyarakat, apalagi kepada peserta Mandiri. Untuk sekarang aja, per bulannya masyarakat sudah dibebankan ratusan ribu untuk pembayaran satu keluarga, bagaimana nanti apabila sudah naik," ungkap pria berusia 59 tahun tersebut.

Pasca penandatangan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 75 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan oleh Presiden RI Joko Widodo.  Kenaikan Iuaran BPJS terjadi pada 3 kategori kelas. Adapun kenaikan iuran tersebut antara lain untuk iuran BPJS Kesehatan Kelas III, saat ini sebesar Rp 25.500 naik menjadi Rp 42 ribu, kategori Kelas II yang saat ini Rp51.000 naik menjadi Rp110.000. Sedangkan kategori kelas I dari Rp80.000 naik ke angka Rp160.000. (Maris)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size