Skip to main content
Jelang Sumpah Pemuda Unib gelar Dialog Kebangsaan
Jelang Sumpah Pemuda Unib Gelar Dialog Kebangsaan

Jelang Sumpah Pemuda, Unib Gelar Dialog Kebangsaan

Bengkulu, TuntasOnline.com - Asisten II Setda Provinsi Bengkulu Yuliswani membuka acara Dialog Kebangsaan yang di selenggarakan oleh Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Universitas Bengkulu (UNIB) di Ruang Rapat Utama UNIB, Kamis, (24/10/2019).

Dalam menyambut Hari Sumpah Pemuda LPMPP UNIB gelar dialog kebangsaan dengan menghadirkan Kapolda Bengkulu Brigjen (Pol) Drs. Supratman, M.H.,  sebagai salah satu Narasumber.

Gubernur Provinsi Bengkulu melalui Asisten II Perekonomian dan Pembangunan meyampaikan bahwa kegiatan sumpah pemuda merupakan komitmen para pemuda dalam memperjuangkan NKRI harga mati.

"Sumpah Pemuda adalah komitmen para pemuda bangsa untuk memperjuangkan negara kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan harga mati, berbicara tentang sumpah pemuda tak terlepas dari peranan pemuda yang merupakan komponen penting dalam pembangunan suatu bangsa dan negara yang selalu dan terus memainkan perannya dalam perjalanan suatu bangsa," kata Rohidin Melalui Asisten II Yuliswani


Selanjutnya ia juga menambahkan bahwa dalam perjalanan bangsa Indonesia ini tidak dapat dapat terpisah oleh perjuangan pemuda.


"Perjalanan sejarah bangsa Indonesia yang tidak dapat terpisahkan dari para pemuda Indonesia yang sangat berarti dan mempunyai makna penting yang mengisi lembaran sejarah bangsa Indonesia," jelas Rohidin melalui Yuliswani.


Melalui kegiatan Sarasehan ini Gubernur kembali menegaskan bahwa penting menjaga keutuhan dan kelangsungan hidup bangsa. 

"Melalui kegiatan sarasehan ini kita bersama akan memberikan kontribusi pemikiran untuk meningkatkan dan menjaga keutuhan serta kelangsungan negara Republik Indonesia," pungkas Yuliswani.


Sementara Rektor Universitas Bengkulu Dr. Ridwan Nurazi mengajak para pengajar mata kuliah Pancasila, untuk membuka wawasan kebangsaan mahasiswanya supaya lebih sejuk dan adem.

"Bukan justru mengompori tapi justru memuat bagaimana dengan Mata Kuliah Pancasila ini kita membuka wawasan kebangsaan  mahasiswa supaya sejuk dan adem," pungkas Ridwan.

 

Diketahui bahwa dalam kegiatan ini peserta Dari perwakilan mahasiswa Se-Provinsi Bengkulu, Organisasi Kepemudaan (OKP), Beserta Para Dosen Pengampu Mata Kuliah Pancasila se-Bengkulu.(Cw2)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size