Skip to main content
Kasi Pidana Umum (Pidum) Muhammad Anthoni
Kasi Pidana Umum (Pidum) Muhammad Anthoni

Kejari Terima Pelimpahan Tahap II Kasus Penipuan Tes CPNS

Bengkulu, Tuntasonline.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu menerima pelimpahan tahap II terkait dugaan penipuan tes Pegawai Negeri Sipil (PNS) beberapa tahun yang lalu. Tersangka dilimpahkan ke Kejari setelah menjalani pelimpahan tahap dua dari Penyidik Polda Bengkulu ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinngi (Kejati) Bengkulu di Kantor Kejari Bengkulu, Selasa (15/10/2019).

Kejadian tersebut terjadi pada 28 Agustus 2017 lalu. Ketika itu terdakwa meminta uang kepada korban sebesar 170 juta rupiah dan terdakwa berjanji dapat meloloskan anak korban menjadi PNS di Kota Bengkulu tanpa mengikuti tes.

Tersangka yang sempat DPO Karena tidak koorporatif akhirnya dijemput paksa oleh tim penyidik di rumahnya.

Kini status tersangka naik menjadi terdakwa dan akan ditahan selama 20 hari kedepan untuk menjalani sidang di Pengadilan Negeri Bengkulu.

Saat diwawancarai, Selasa (15/10/19). Kepala Kejari Bengkulu, Emilwan Ridwan melalui Kasi Pidana Umum (Pidum) Muhammad Anthoni membenarkan telah menerima pelimpahan perkara tersebut dari penyidik Polda Bengkulu.

“Iya perkara tersebut dari Polda. Perkara yang penuntutannya kordinasi dengan Kejati dan hari ini tahap II. Jadi penahanannya beralih dari penyidik ke JPU dalam hal ini pihak Kejati Bengkulu,” ujar Muhammad Anthoni.

Penahanan atas terdakwa selama 20 hari kedepan. Akan dilakukan di Lapas Perempuan Bentiring Kota Bengkulu guna untuk memperlancar proses penuntutan.

Atas perbuatannya terdakwa dijerat Pasal 378 jucto Pasal 372 jucto Pasal 65 KUHP tentang penipuan atau penggelapan dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. (Cw3)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size