Skip to main content
Money Laundry Sandungan Stabilitas Ekonomi Negara
Money Laundry Sandungan Stabilitas Ekonomi Negara

"Money Laundry" Sandungan Stabilitas Ekonomi Negara

Bengkulu, Tuntasonline.com - Pencucian uang atau yang lebih populer dengan money laundry menjadi salah satu sandungan bagi stabilitas ekonomi negara. Menanamkan anti money laundry sejak dini menjadi upaya yang mesti dilakukan.

Salah satu dengan gelaran Kuliah umum Penguatan Rezim anti pencucian uang dalam menjaga integritas sistem keuangan Indonesia, bertempat di Gedung KH. Amad Dahlan Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Selasa, (8/10/2019).


Mendatangkan Dian Ediana Rae, Wakil ketua PPATK serta Kepala KPw BI Provinsi Bengkulu, Joni Marsius sebagai narasumber.

"Ekonomi negara itu lebih efisien bila tidak ada tindak pidana di dalamnya. Pencucian uang tidak terlepas dari potensi kerugian bagi negara," ungkap Dian Ediana Rae.

Lanjut Dian Ediana Rae, potensi negara dapat lebih kuat apabila tingkat dari pencucian menurun. Hal tersebut dapat dilakukan salah satunya dengan memberikan efek jera terhadap pasa pelaku tindak pidana pencucian uang.

"Jadi penindakan itu belum optimal jadi pasal 6 UU Nomor 8 tahun 2010 belum optimal dilaksanakan terutama di dalam konteks bagaimana melakukan penjeraan kepada penjahat," tegasnya.

Tidak hanya untuk para koruptor namun juga untuk para pelaku tindak kejahatan lainnya, Tegas Dian Ediana Rae. Pihaknya akan terus bersinergi dengan stakeholder seperti BI dan OJK terkait guna menuntaskan money laundry.

Hal senada juga diungkapkan oleh Kepala KPw BI Provinsi Bengkulu, Joni Marsius yang mengatakan Bank Indonesia (BI) sebagai Bank sentral memiliki tugas sebagai pengontrol.

"Sebagai Bank sentral BI punya otoritas untuk menjaga nilai uang, BI itu otoritas pembayaran baik tunai maupun non tunai,"tutupnya.

Joni menambahkan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai rupiah dapat  diukur dari 2 aspek yakni Nilai Uang terhadap barang dan jasa serta nilai Uang terhadap mata uang lain (kurs).(Maris)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size