Skip to main content
A
Aksi Solidaritas Masyarakat, Mahasiswa dan Pemuda yang Didedikasikan Untuk Mahasiswa dan Pelajar yang Meninggal Pada Aksi Tolak RKUHP

Warga Bengkulu Nyalakan Lilin Simbol Duka

Bengkulu, TuntasOnline.com -  Ratusan mahasiswa, pemuda dan berbagai elemen masyarakat Kota Bengkulu padati Simpang Lima Ratu Samban dalam aksi damai, Jumat, (24/09/2019).

Dalam aksi damai ini, ratusan mahasiswa menyalakan lilin sebagai simbol duka citanya atas meninggalnya Muhammad Yusuf Kardwi dan Randi Mahasiswa Universitas Haluoleo serta Bagus Putra Mahendra Siswa SMA Al Jihad Tanjung Priuk Jakarta Utara.


Kemudian, sembari meletakkan lilin di hadapan Foto korban kekerasan tersebut, semua mahasiswa, pemuda serta masyarakat lainnya menaburkan bunga.

Kemudian dilanjutkan menyanyikan lagu indonesia raya, dan mengheningkan cipta. 

Dalam aksi kali ini, kordinator lapangannya yakni Dodi Saputra mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bengkulu menyebutkan pernyataan sikap aksi solidaritas yaitu
1. Meminta Presiden Jokowi dan Kapolda untuk meminta maaf langsung kepada keluarga korban yang meninggal dunia dan juga meminta maaf kepada seluruh mahasiswa, jurnalis, dan pelajar yang juga jadi korban kekerasan aparat kepolisian saat mengamankan aksi

2. Meminta Presiden Jokowi untuk memecat Kapolri Tito Karnavian dan Mekopolhukam Wiranto

3. Memecat aparat kepolisian yang terbukti melakukan tindakan kekerasan pada Mahasiswa, Pelajar, dan Jurnalis. Kemudian memecat polisi tersebut dari kepolisian Republik Indonesia.

4. Meminta Presiden Jokowi untuk memecat Kapolda Sulawesi Tenggara karena gagal dalam mengamankan aksi  mahasiswa.(Cw3)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size