Skip to main content
Ka
Kajari Bengkulu, Emilwan Ridwan, S.H, M.H. 

Penyidikan Dugaan Kasus Penyimpangan Aset Pemkot Terus Berlanjut

Bengkulu, Tuntasonline.com - Tim Penyidik Pidsus Kejari Bengkulu terus gulirkan kasus dugaan penyimpangan aset milik Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu seluas 62,9 hektar di Perumahan Korpri, Kelurahan Bentiring, Kecamatan Muara Bangkahulu, Kota Bengkulu.

Dalam kasus ini Kepala Kejari Bengkulu Emilwan Ridwan SH.MH menyebutkan, tim penyidik Kejari sudah menyampaikan surat untuk pengukuran lahan kepada Badan Pertahanan Nasional (BPN) dan kini masih menunggu.

Kemudian tim penyidik juga akan memanggil Mantan Kepala BPN tahun 1995 karena diduga beliau mengetahui proses pelepasan lahan pada tahun 1995.

“BPN Kota Bengkulu sudah meneruskan surat yang kita sampaikan ke BPN Provinsi Bengkulu. Karena sesuai dengan aturan ketentuan luas tanah 62,9 hektar menjadi wilayah tanggung jawab BPN wilayah Provinsi Bengkulu. Tentunya kita menunggu hasil konfirmasi dari surat yang sudah diteruskan,” ujar Emilwan Ridwan di Kantor Kejari, Selasa (10/9/2019).

Emilwan mengungkapkan terkait pemanggilan Mantan Kepala BPN Kota Bengkulu tahun 1995 silam, Kejari sudah berkoordinasi dengan pihak BPN Kota Bengkulu untuk membantu dalam rangka meminta keterangan terhadap yang bersangkutan dan sesegera mungkin akan dilakukan pemanggilan. 

“Tim penyidik menduga, Mantan Kepala BPN 1995 mengetahui persis proses pelepasan lahan tersebut karena masuk dalam struktur tim sembilan,” tutup Emilwan. (Cw3)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size