Skip to main content
K
Kepala BNNP Bengkulu

BNNP Klarifikasi Tewasnya Bandar Narkoba Kaur

Bengkulu, Tuntasonline.com - Bandar Narkoba berhasil dibekuk oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bengkulu dikediamannya Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu pada 18 Agustus 2019.

Penangkapan terhadap seorang pria bernama Tris (34) warga Kecamatan Padang Guci Kabupaten Kaur yang diduga merupakan Bandar Narkoba di Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu yang sebelumnya telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). 

Saat konferensi pers di Kantor BNNP Bengkulu, Senin (19/8/2019), Kepala BNNP Bengkulu Brigjen Pol Agus Riansyah,  mengatakan pada tanggal 17 Agustus 2019 tim pemberantasan BNNP mendapatkan informasi adanya aktifitas penyalahgunaan narkoba di Kecamatan Padang Guci Kabupaten Kaur.

Berdasarkan informasi tersebut, kemudian tim BNNP melakukan penyelidikan dan sekira pukul 01.26 WIB tim BNNP melakukan penyergapan dan penggeledahan di dalam rumah tersebut. 

Saat penggeledahan, Tim menemukan tas yang berisikan 17 paket diduga sabu dengan nilai paket 3 juta rupiah per paket, 1 unit timbangan digital, plastik klip berbagai ukuran, 1 buah catatan penjualan, seperangkat alat hisap sabu, dan barang bukti lainnya yang diduga berkaitan dengan narkotika.

Setelah itu, sekira pukul 02.00 WIB tersangka dibawa ke Kota Bengkulu untuk dilakukan tindakan hukum lainnya di Kantor BNNP Bengkulu. Sewaktu menuju Kota Bengkulu ketika sampai di Desa Air Latak Kecamatan Seluma Barat Kabupaten Seluma sekira pukul 05.00 WIB tersangka mendadak mengeluh sakit perut, mual dan juga ingin buang air kecil.

Saat itu juga petugas langsung memberhentikan mobil dan membuka pintu belakang mobil sementara satu anggota lainnya membuka borgol tersangka untuk dipindahkan dari posisi belakang ke posisi depan dengan maksud agar memudahkan tersangka untuk buang air kecil.

“Ketika satu borgol terlepas dari tangan tersangka, tersangka langsung mendorong  petugas dan lari menyeberangi jalan menuju perkebunan sawit,” beber Agus.

"Melihat kondisi tersebut, salah satu anggota melepaskan tembakan peringatan dan berteriak memberitahukan bahwa tersangka melarikan diri", lanjut Agus. 

Sambung Agus, "Mendengar tembakan dan teriakan, anggota lainnya langsung beraksi dan melakukan tindakan cepat tegas dengan menembakan senjata api ke arah tersangka yang sedang lari".

Sekitar 15 meter dari lokasi penembakan, terlihat tersangka jatuh tersungkur dengan keras di jalan berbatu dengan wajah menghempas ke batuan yang ada di jalan tersebut.

Setelah didekati tersangka terlihat masih merespon petugas dan langsung menaikkan tersangka ke dalam mobil untuk di bawa ke Kota Bengkulu agar mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Kota Bengkulu. Hingga akhirnya petugas medis menyatakan tersangka sudah meninggal dunia.

Dari hasil otopsi, tersangka terkena tembakan dibeberapa tempat pada bagian tubuhnya. 
“Ada tembakan di kaki, pinggang dan dada, kurang lebih sekitar lima tembakan,” kata Agus.

Dengan adanya kejadian tersebut, diharapkan kepada masyarakat agar dapat menjaga lingkungan dari pengedaran narkoba. Khususnya kepada anak remaja yang sangat rentan akan pergaulannya. Selain itu jika mengetahui tetangga atau orang yang dikenal sudah mengkonsumsi narkoba segera laporkan ke pihak BNN agar langsung mendapatkan pertolongan rehabilitasi. (Cw3)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size