Skip to main content
Tim Penyidik Dalami Kasus Penjualan Aset Pemkot
Tim Penyidik Dalami Kasus Penjualan Aset Pemkot

Tim Penyidik Dalami Kasus Penjualan Aset Pemkot

Bengkulu, Tuntasonline.com - Dalam Penyidikan Kasus dugaan penjualan aset Pemkot Bengkulu seluas 6,2 hektar di kawasan Kelurahan Bentiring, Kecamatan Muara, Bangkahulu Kota Bengkulu, Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu terus menggeber penyidikannya dan dalam waktu dekat ini tim penyidik Pidsus Kejari Bengkulu bakal memanggil serta meminta keterangan sejumlah saksi yang dianggap mengetahui tindak pidana tersebut.

Setelah kemarin tim penyidik pidana khusus (Pidsus) memanggil beberapa orang  untuk dimintai keterangan dan melakukan penggeledahan di sejumlah kantor pemkot, sekarang tim penyidik sedang melakukan pemeriksaan berkas-berkas dan akan kembali memanggil beberapa orang yang diyakini di anggap mengetahui tindak pidana tersebut. 

Saat di wawancarai di kantor kejari, Kepala Kejari Bengkulu Emilwan Ridwan, S. H, M. H melalui Kasi Pidsus Oktalian Darmawan, S. H, M. H, Selasa (13/8/2019) mengatakan "pasca penyitaan sejumlah dokumen dari Kantor Lurah Bentiring, Kantor Camat Muara Bangkahulu dan Kantor Pemkot bagian Pemerintahan, tim penyidik Pidsus Kejari Bengkulu saat ini sedang mempelajari seluruh berkas yang diduga berhubungan dengan perkara tersebut. Selain itu, dalam waktu dekat Kejari Bengkulu akan memanggil pihak terkait untuk dimintai keterangan sebagai saksi".

Sambung Oktalian "InsyaAllah dalam waktu dekat ini kita panggil lagi pihak-pihak yang kita anggap mengetahui dugaan tindak pidana tersebut. Kalau kemaren statusnya permintaan keterangan, setelah kasusnya kita naikkan ke penyidikan jadi saat kita panggil nanti sudah keterangan saksi".

Setelah saksi-saksi serta dokumen hasil sitaan selesai diperiksa, tim penyidik pidsus kejari akan segera melakukan ekpos. Kemudian akan meminta bantuan pihak BPKP untuk melakukan penghitungan mengenai kerugian negara yang muncul atas dugaan penjualan aset pada tahun 2015 lalu. (Cw3)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size