Skip to main content
T
Press Conference yang Digelar Polres Bengkulu

Pelaku Penyiraman, Pesan Air Keras Jauh-jauh Hari

Bengkulu, Tuntasonline.com - Beberapa waktu lalu, telah terjadi Pembunuhan dan Kekerasan dalam rumah tangga dengan motif perselingkuhan. Pelaku merupakan Suami dari Korban itu sendiri. Kejadian tersebut terjadi di salah satu hotel di Kota Bengkulu, Hari Jum'at 12 Juli 2019 sekitar pukul 03:00 WIB. Awalnya Pelaku memesan cairan air keras tersebut dari kota Lubuklinggau sebanyak 2 botol. 

Terjadinya perselingkuhan didalam rumah tangga, seorang suami berinisial H (32) dengan tega menyiram istrinya berinisial YM (35) dengan air keras. Hampir 80℅ tubuh korban terkena cairan air keras. 

"Setelah pesanan sampai di Bengkulu,  pelaku mengajak korban untuk pergi ke salah satu hotel di Kota Bengkulu.  Sebelumnya pasangan suami istri ini sempat berhubungan badan. Pada saat korban sedang tiduran kemudian pelaku menginjak tangan korban yang bertujuan agar korban tidak bisa lari kemana-mana, lalu palaku mengambil cairan di dalam  botol dari dalam ranselnya dan sebilah pisau kemudian memecahkan botol di atas kepala korban," ujar Kapolres Bengkulu,  AKBP Prianggodo Heru (24/7/2019).

Awalnya Pelaku memesan cairan air keras tersebut dari kota Lubuklinggau sebanyak 2 botol. 

"Kemudian pelaku berlari ke belakang hotel dan memberhentikan seorang pengendara sepeda motor lalu meminta tolong untuk diantarkan ke rumah temannya untuk mengambil pakaian dan pelaku di sembunyikan oleh temannya.  Kemudian pelaku melarikan diri ke Sumatera Barat," lanjutnya.  

Untuk saat ini,  sudah ada 2 pelaku yang sudah diamankan. pertama H (32) merupakan suaminya sendiri kemudian yang kedua, yang menyembunyikan yaitu teman dari suaminya yang berinisial NI (33). 

"Pelaku sengaja memesan 2 botol cairan air keras karena dari hasil pemeriksaan bahwa pelaku ini sudah mengetahui istrinya ada hubungan dengan pria lain. Jdi, sebenarnya satu botol untuk istrinya dan satu botol lagi untuk teman istrinya," ungkap AKBP Prianggodo Heru. 

Untuk pertama tersangka dijerat pasal 340 KUHP,  356 KUHP,  338 KUHP dan Pasal 44 ayat (3)  UU No.23 tahun 2004. Kemudian untuk tuk tersangka kedua dikenakan pasal 221 KUHP karena sengaja menyembunyikan pelaku kejahatan dengan ancaman hukuman 9 bulan. 

"Himbauan masyarakat mengatahui keberadaan pelaku akan lebih bagus agar melaporkannya baik di Polsek maupun di Polres," pesan Kapolres Kota Bengkulu, AKBP Prianggodo Heru.(Cw3)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size