Skip to main content
M
Tampak Ratusan Siswa Padati Penyuluhan BNNP Bengkulu

Ratusan Siswa Antusias Ikuti Penyuluhan BNNP Bengkulu

Kota Bengkulu, TuntasOnline.Com - Pada hari Rabu, tanggal (17/07/2019), sekira Pukul 13.00 Wib. BNNP Bengkulu telah melaksanakan Kegiatan Non DIPA yakni Penyuluhan Bahaya Narkoba Kepada Siswa-Siswi SMKN 1 Kota Bengkulu dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan  Sekolah (MPLS) bertempat di Aula SMKN 1 dan Ruang Laboratorium Pemasaran SMKN 1 Kota Bengkulu.


Kegiatan ini dibuka langsung oleh Perwakilan Dewan Guru SMKN 1 Kota Bengkulu serta diikuti Peserta berjumlah 497 orang yang merupakan Siswa-Siswi Baru SMKN 1 Kota Bengkulu.

Narasumber yang dihadirkan pada kegiatan ini adalah Penyuluh BNN Provinsi Bengkulu :
1. Hartono, S.Sos, MM
2. Ariyanto, S.Sos

Dalam materinya Narasumber menyampaikan tentang Definisi Narkotika sesuai dengan UU No.35 Tahun 2009, gambaran penyalahgunaan narkoba, berbagai jenis narkotika yg sering digunakan berserta dampaknya secara fisik dan psikologis serta Layanan Rehabilitasi yang diselenggarakan oleh BNN.

Narasumber juga menjelaskan perlunya peran Sekolah dan Keluarga dalam rangka pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN).

"Mengingat bahaya penyalahgunaan Narkoba terus mengintai para pelajar kita, maka program-program yang terkait dengan bahaya Narkoba harus built in dalam semua kegiatan kurikuler dan ekstra kurikuler. Misalnya, tema-tema pembinaan tentang bahaya Narkoba dapat diintegrasikan dengan pendidikan agama, pendidikan karakter, pendidikan olahraga, dan pendidikan budi pekerti. Tema-tema tersebut juga harus menjadi salah satu menu utama dalam pidato-pidato atau arahan para kepala sekolah dan wakil-wakil mereka di hadapan para pelajar.  Jika di sekolah terdapat buletin atau majalah dinding, atau bentuk-bentuk publikasi lainnya, maka tema-tema pembinaan tentang bahaya Narkoba harus menjadi salah satu menu wajib di dalamnya," ujar Ariyanto. 

Menurut Ariyanto Adapun peran generasi muda /pelajar dalam memerangi narkoba adalah sebagai berikut :

1. Membentengi diri untuk tidak menyalahgunakan narkoba, apalagi sebagai pengedar narkoba.

2. Mempengaruhi teman-temannya  baik yang disekolah maupun diluar sekolah untuk tidak terlibat narkoba.

3. Bila ada teman-temannya atau keluarganya atau siapa saja yang terlibat sebagai pengguna / pecandu  narkoba agar di laporkan kepada BNN Provinsi Bengkulu untuk segera mengikuti program rehabilitasi

4. Memberikan sosialisasi kepada teman-teman di sekolah atau dimana saja berada tentang bahaya narkoba terutama di kalangan keluarga kepada adik-adiknya atau kepada kakak-kakaknya.

"Tentunya hal-hal tersebut diatas sudah diatur dalam pasal  UU No. 35 tahun 2009 tentang narkotika, Mengenai peran serta masyarakat dalam penanganan tindak pidana narkotika diatur dalam Bab XIII Pasal 104 sampai dengan Pasal 108UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika (“UU 35/2009”)," imbuhnya. 

Masyarakat mempunyai kesempatan yang seluas-luasnya untuk berperan serta membantu pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (Pasal 104 UU 35/2009).(**)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size