Skip to main content
S
Suasana Rakor Gubernur Se-Sumatera di Bengkulu

Sumatera Bersatu Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Bengkulu, TuntasOnline.Com - Rapat Koordinasi Gubernur se-Sumatera digelar bertempat di Grage Hotel Bengkulu dengan Tema Pokok Peningkatan Peran Pulau Sunatera dalam Percepatan Pembangunan Ekonomi Nasional pada Selasa (09/07/2019). Rakor ini merupakan wujud bersatunya Provinsi di Sumatera untuk menyongsong Ekonomi yang lebih baik. 

Acara ini dihadiri Staff Ahli Menteri PPN Bidang Pemerataan dan Kewilayahan Drs. Oktorialdi, MA, Pakar Hukum Tata Negara Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, SH, MH, Sekretaris Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Dr. Pribudiarta Nur Sitepu, MM Gubernur Bengkulu, Dr. H. Rohidin Mersyah, M.MA, Gubernur dan Perwakilan se-Sumatera, Ketua DPRD Provinsi se-Sumatera, Kepala BAPPEDA se-Sumatera, Unsur OPD dan FKPD se-Sumatera. 

Dalam paparannya, Gubernur Bengkulu menjelaskan beberapa poin mengapa Sumatera memiliki potensi yang luar biasa dan program yang akan dihubungkan antar Provinsi se-Sumatera diantaranya :

1. Pulau Sumatera berpotensi menjadi The Growth Engine daei Visi Pertumbuhan Indonesia-sentris
2. Beberapa hal utama yang menjadi potensi bagi Sumatera dalam meningkatkan PDB Indonesia :
a). Hilirisasi Produk Unggulan Sumatera
b). Pembangunan Infrastruktur 
c). Lahan yang berpotensi di Sumatera menjadi Produktif 
d). Pulau Sumatera dilalui Jalur Maritim Perdagangan Global. 

ISU PEMBANGUNAN SUMATERA :
1. Konektivitas Pulau Sumatera-Jawa 
2. Konektivitas Tol Laut
3. Konektivitas Bagian Tengah dan Timur Sumatera 
4. Pengembangan Komoditas Unggulan Pulau Sumatera seperti Kopi dan CPO (Hilirisasi Produk) 

PROGRAM PEMBANGUNAN SUMATERA :
1. Pembangunan Tol Trans Sumatera
2. Pembangunan Jalur Kereta Api Trans Sumatera
3. Konektivitas Pulau-pulau di Sumatera
4. Konektivitas Pulau Sumatera dan Jawa
5. Peningkatan Pemanfaatan Jalut Pelayaran Barat Pulau Sumatera, Alternatif Selat Malaka, dan memperkuat Tol Laut
6. Peningkatan Konektivitas Bandar Udara
7. Hilirisasi Produk Unggulan Sumatera
8. Mempercepat terbentuknya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru, melalui percepatan penetapan KEK yang telah diusulkan maupun yang akan diusulkan.

T
Penyerahan Pataka Rakor Gubernur se-Sumatera dari Gubernur Bengkulu ke Gubernur Riau yang Menjadi Tuan Rumah Tahun 2020

"Memang kita berbeda kultur budaya, Politik Pemerintahan namun untuk kemajuan bersama kita harus bersatu karena kita bersaudara. Untuk itu saya mengharapkan dukungan dari Bapak Gubernur Se-Sumatera untuk Ekonomi kita yang lebih baik lagi," ujar Gubernur Bengkulu menutup paparannya. 

Sementara itu, Staff Ahli Menteri PPN Bidang Pemerataan dan Kewilayahan Drs. Oktorialdi, MA mengakui bahwa Sumatera memiliki potensi yang luar biasa dalam mendorong percepatan pembangunan ekonomi Nasional meski pada tahun lalu Pertumbuhan Ekonomi Sumatera rendah di Sumatera. Untuk itu beliau meyakini jika program Provinsi di Sumatera dikonektivitaskan maka akan berperan begitu besar bagi ekonomi nasional.

Pakar Hukum Tata Negara Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, SH, MH menilai bahwa Rakor yang digelae Gubernur se-Sumatera merupakan suatu inisiatif yang sangat bagus dan waktunya tepat. Karena pembangunan Ekonomi Sumatera harus bangkit menunjang Percepatan Pembangunan Ekonomi Nasional. 

"Pertemuan ini merupakan hal yang sangat penting, dan merupakan inisiatif yang baru dan sangat bagus, disini kita juga berbicara membangun integrasi. Saya menilai Kebijakan pembangunan di Sumatera belum optimal dan terintegrasi, padahal potensinya luar biasa yang terdiri dari 10 Provinsi, jadi disini harus menyeimbangkan antar provinsi bukan wilayah, dilihat dari Kacamata Politik kemaren sikap masyarakat Sumatera terhadap 01 itu terlihat kurang puas terhadap kebijakannya lalu, dan ini waktunya yang tepat saatnya Sumatera bersatu, untuk menjadi perhatian pembangunan ekonomi Nasional. Saya setuju nanti jika dari sini berlanjut ke Rapat Terbatas dengan Pak Presiden dan saya yakin Pak Presiden mendukung penuh upaya kita ini," ujarnya menyampaikan pandangan. 

Dalam kesempatan ini juga, Gubernur dan Perwakilan se-Sumatera menandatangani sebuah kesepakatan yang dinamai Piagam Memorandum Of Rafflesia.(ReTra)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size