Skip to main content
Rapat Kerja (Raker) Program Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba bersama instansi pemerintah pada Kamis (27/6/2019) di Grage Hotel.
Suasana Rapat Kerja (Raker) Program Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba bersama instansi pemerintah pada Kamis (27/6/2019) di Grage Hotel.

Tekad Pemkot Putuskan Peredaran Narkoba

Bengkulu, Tuntasonline.com - Wakil Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi mengatakan pemerintah kota Bengkulu bersama seluruh stakeholder akan berupaya memutus mata rantai penyebaran narkoba.

“Pemerintah Kota Bengkulu sudah berupaya menutup semua tempat yang berbau negatif, warga pun sudah ikut serta dalam menjaga tempat wisata agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba, namun itu belum cukup menyusuri akar peredaran narkoba,” ucap Dedy Wahyudi, Kamis (27/6/2019).

Dedy juga menegaskan akan menindak tegas Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Badan Narkotika, bahkan kepolisian yang terlibat penyalahgunaan dan peredaran barang haram tersebut.


Untuk menindaklanjuti hal tersebut Pemkot Bengkulu Gelar Rapat Kerja (Raker) Program Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba bersama instansi pemerintah pada Kamis (27/6/2019) di Grage Hotel.

“Saya berharap setelah raker ini ada hasilnya, tolong sosialisasikan hasil raker pemberantasan narkoba di apel perangkat daerah,” kata Dedy.


Pemkot akan membentuk satgas anti narkoba di masing-masing OPD berdasar pada Peraturan Walikota (Perwal), dan apabila ada yang mengetahui terlibat penyalahgunaan narkoba harus segera melapor ke petugas

“Kita akan berkoordinasi dengan Kesbangpol untuk menentukan OPD yang akan menjadi leadernya. Dengan Raperda pencegahan dikaji oleh bidang hukum, sedang program ketahanan keluarga ditangani oleh bidang kesra.

Menurutnya, dengan menekan ruang gerak peredaran narkoba akan memperlambat bertambahnya pengguna narkoba. “Kalau menurunkan angkanya kita masih mencari rumus, namun untuk memperlambat pertumbuhannya sudah lebih dari cukup,” tutupnya. 


Sekaligus dalam rangkaian untuk memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2019, yang jatuh pada tanggal 26 Juni.

Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi merasa miris dengan banyaknya pengguna narkoba di Kota Bengkulu. Beliau mengungkapkan ada sekitar 5700 orang se-Kota Bengkulu yang menggunakan narkoba. 

"Kita miris dengan jumlah yang besar ini dalam hal negatif pula, kalo tidak diatasi pasti akan menyentuh angka 6000 orang. Mari kita perangi narkoba dan penyalahgunaannya,” ungkap Dedy.(Cw1)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size