Skip to main content
Wawali Kota Bengkulu Dedy Wayudi saat sidak Opd
Wawali Kota Bengkulu Dedy Wayudi saat sidak Opd

Hari Pertama Kerja, Wawaki Lakukan Sidak

Bengkulu, Tuntasonline.com -  Pemerintah kota (Pemkot) Bengkulu menggelar inspeksi mendadak atau yang lebih dikenal dengan tidak ke beberapa OPD wilayah kerja kota bengkulu. sidak yang dipimpin langsung oleh wakil walikota Dedy Wahyudi melakukan kunjungan ke beberapa seperti UPTD Puskesmas Ratu Agung di kecamatan bentiring dan dinas pendidikan Kota Bengkulu, Senin (10/5/2019). 

"Hari ini Hari pertama kerja kita mengajak semua ASN untuk kembali beraktivitas seperti biasa. Karena libur juga sudah cukup longgar dan panjang maka tidak ada alasan untuk menambah libur. Kemenpan-Rb juga sudah jelas menginstruksikan untuk memberikan sanksi mulai dari ringan sedang berat, terhadap ASN yang menghilang tanpa kabar," kata Dedy Wahyudi.

Dedy menambahkan bahwasanya pihaknya bersama pak Sekda telah membagi beberapa tim guna mengecek beberapa OPD untuk mengecek mana yang tidak disiplin. untuk diketahui bahwa telah dibentuk 8 kelompok guna melakukan sidak tersebut.

Sidak pertama di lakukan ke UPTD Puskesmas Ratu Agung di kecamatan bentiring kemudian dilanjutkan ke Dinas pendidikan Kota Bengkulu. Untuk diketahui dalam sidak kali ini dapat disimpulkan bahwa tingkat kepatuhan ASN kota Bengkulu masih cukup tinggi. 

"Laporan yang masuk masih cukup tinggi tingkat kepatuhan para ASN. Dari catatan adalah jangan sampai hanya hadir saat apel hanya hadir saat absen tapi Setelah itu mereka menghilang pulang dan apel dan absen sore," kata Dedy Wahyudi.

Dedy menambahkan untuk kedepannya direncanakan pembenahan terkait sistem absen fingerprint yang akan diperketat sehingga meningkatkan kedisiplinan ASN.

"Kedepannya akan ada pembenahan bahwa ASN ketika apel pagi fingerprint sampai siang mereka absen lagi, sore absen lagi sehingga kalau semakin ketat maka tingkat disiplin ASN juga semakin tinggi. Masih ada beberapa oknum yang datang pagi fingerprint pulang kemudian absen sore," tambah Dedy Wahyudi.

"Belum mendapat laporan tetapi secara umum masih baik sanksi akan dikenakan dari ringan sedang berat tergantung pelanggarannya," tutupnya.

Wakil walikota kota Bengkulu ini juga jelaskan khusus untuk ASN yang tidak masuk tanpa alasan yang sah di hari pertama kerja usai Lebaran ini akan dijatuhi sanksi. 

Hal tersebut disampikan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) Republik Indonesia lewat Surat Menteri PANRB Nomor: B/26/M.SM.00.01/2019 tentang Laporan Hasil Pemantauan Kehadiran Aparatur Negara Sesudah Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah.

 

Editor : Redaksi

Facebook comments

Adsense Google Auto Size