Skip to main content
T
Tampak Tersangka Tiba di Kejari Rejang Lebong

Polres RL Limpahkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi ke Kejari

REJANG LEBONG, TuntasOnline.Com - Resmi dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Rejang Lebong (Kejari RL), oleh Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Sat Reskrim Polres RL. Akhirnya, 7 tersangka dugaan korupsi pengadaan komputer laboratorium bahasa Dinas Pendidikan RL tahun 2010, yang mulai dilidik sejak 2012, lalu resmi mlenjadi tahanan oleh Kejari RL, pada Kamis, (23/05/2019).

Disampaikan, Kajari RL, Edi Utama, SH melalui Kasi Intel Kejari RL, Richard Sembiring SH MH. Adapun 7 tersangka tersebut adalah Su selaku PPK kegiatan tersebut, lalu PPTK nya As, kemudian 5 penitia lelang, yaitu Ha, Ak, Za, Al dan Yu.

Dari 7 tersangka tersebut, ada beberapa yang masih berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dan ada juga yang sudah pensiunan. "Semuanya akan ditahan di Rutan Malbero Bengkulu, sebagai pertimbangan teknis supaya proses persidangannya nanti lebih gampang," ujar Richard.

Kemudian ditambahkannya, adapun kerugian negara berdasar hasil audit BPKP senilai kurang lebih Rp 800 juta dari total seluruh anggaran kegiatan senilai kurang lebih Rp 3,1 Milyar.

Informasi terhimpun, proyek pengadaan komputer Laboratorium Bahasa tahun anggaran 2010 di Dinas Pendidikan Rejang Lebong itu dikerjakan oleh CV Wijaya Perdana. Dari hasil penyelidikan, penyidik menemukan adanya indikasi jika panitia pengadaan dalam menentukan harga pembelian komputer atau HVS tidak menggunakan harga pembanding, melainkan mengacu kepada Engenering Estimate (EE). Sementara EE sendiri tidak dibenarkan digunakan dalam pelaksanaan proyek pengadaan. EE hanya digunakan pada pelaksanaan proyek fisik pembangunan. Seperti gedung, jalan dan sebagainya.

Lanjutnya, para tersangka dinilai melanggar pasal 3 jo pasal 18 ayat 1 huruf b ayat 2, ayat 3 UU No 31 Tahun 1999 yang telah diubah dalam UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Subsidair pasal 9 jo pasal 18 ayat 1 huruf b ayat 2 ayat 3 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.(Cw2)

ADS1

Facebook comments

Adsense Google Auto Size