Skip to main content
T
Foto Bersama Roy Fachraby Ginting bersama Rektor USU

Situasi Politik Indonesia Kian Memanas

KARO, TuntasOnline.Com - Akademisi USU dan Staff Pengajar UPT LIDA USU  Roy Fachraby Ginting SH M.Kn melihat dan merasakan saat ini situasi politik di Indonesia kian memanas, pasca pemungutan suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. 

Oleh karena itu, Sumatera Utara yang aman dan kondusif pasca Pemilu  dan Pilpres  April 2019 ,haruslah tetap kita jaga dan pelihara sebagaimana himbauan Kapoldasu dan Pangdam 1 Bukit Barisan pasca kedatangan Panglima TNI dan Kapolri ke Sumatra Utara.

Roy melihat bahwa dinamika politik yang begitu alot membuat masyarakat kebingungan.

Wacana demi wacana digelontorkan para elit politic bahkan diantaranya juga ada yang berpotensi memecah belah anak bangsa. 

Hal ini , harus kita  akhiri dengan solusi yang dapat meredakan tensi politik.

Roy Fachraby Ginting mengatakan bahwa dirinya dapat merasakan keresahan sebagai  akademisi melihat hal ini. 

Cita-cita demokrasi jauh dari harapan dan  para elit politik semakin terkotak kotak dan para akademisi tentulah perlu untuk membuat pernyataan sikap agar  masyarakat tetap mempercayakan proses Pemilu kepada penyelenggara Pemilu itu sendiri

Oleh karena itu kata Roy Fachraby, langkah dan tindakan Rektor Universitas Sumatera Utara Prof Dr Runtung Sitepu SH M.Hum bersama dengan para rektor  lainnya agar  menginisiasi pernyataan sikap yang  diikuti Rektor dan Pimpinan dari puluhan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) pada hari Kamis (16/5) di Universitas Sumatera Utara (USU).

 Patut kita dukung penuh dan kita apresiasi kata Roy Fachraby Ginting selaku dosen dan staff pengajar Ilmu Filsafat Fakultas Kedokteran Gigi USU ini

Dikatakan Roy Fachraby, Pernyataan sikap itu berisi beberapa poin penting. Diantaranya adalah  himbauan kepada Penyelenggara Pemilu (KPU, Bawaslu dan DKPP) agar dalam menjalankan tugas dan fungsinya secara profesional.

 Lalu mengimbau pada pihak-pihak yang melihat atau mengetahui terjadinya kecurangan atau pelanggaran dalam pelaksanaan Pemilu bisa menempuh upaya hukum sesuai peraturan dan Perundang undangan  yang berlaku Di Indonesia.

Roy mengatakan bahwa apa yang di serukan dan himbauan dari Rektor USU Prof Runtung Sitepu yang berharap agar pernyataan sikap rektor tersebut  bisa  diikuti oleh seluruh Civitas Akademika di lingkungan kampus.

Roy mengutip apa yang di sampaikan Rektor USU Prof Dr Runtung Sitepu yang pada pokoknya meminta agar jangan sampai, mahasiswa/i malah ikut dan terjebak dalam gerakan yang sifatnya provokatif dan juga menyampaikan harapan agar masyarakat bisa bersabar. Terutama menunggu hasil Pemilu resmi yang akan diumumkan KPU RI pada 22 Mei  2019.

“Dengan pernyataan sikap ini para mahasiswa/i  tidak mudah terprovokasi dengan ajakan orang yang tidak bertanggungjawab,” Ujar Rektor USU  Runtung Sitepu sebagaimana di kutip Roy Fachraby Ginting.(Rekro Trgn)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size