Skip to main content
K
Konferensi Pers Kantor Imigrasi Kelas I Bengkulu

3 WNA Asal Jepang Dideportasi dari Bengkulu

Bengkulu, Tuntasonline.com - Masih segar dalam ingatan terkait pengamanan tiga orang Warga Negara Asing (WNA) asal Jepang diamankan oleh Tim kantor Imigrasi Bengkulu, akan dideportasi pada Senin mendatang.

Diketahui jika para WNA ini menggunakan Visa kunjungan singkat dan Visa On Arrival. Namun melakukan penelitian terhadap Kupu-kupu dan serangga di Desa Barumanis Kecamatan Bermani Ulu Raya, Kabupaten Rejang Lebong. 

"Dari ketiga WNA diketahui dua orang menggunakan bebas Visa Kunjungan singkat dan 1 orang menggunakan Visa on Arrival untuk datang berkunjung ke Indonesia," kata ketua kantor imigrasi klas1 Bengkulu, Samsu Rizal.

Dari hasil pemeriksaan ketiga WNA Jepang didapatkan hasil bahwa kegiatan mereka adalah melakukan pengamatan serangga kumbang dan kupu-kupu di daerah Kabupaten Rejang Lebong. Sebagai anggota komunitas pecinta kupu-kupu yang memiliki hobi mengoleksi jenis kupu-kupu dan kumbang.


"Sebelumnya pihak kami dari Kantor Imigrasi kelas 1 TPI Bengkulu telah melakukan koordinasi dengan Balai konservasi sumber daya alam Bengkulu berdasarkan surat dari Balai konservasi sumber daya alam Bengkulu," tambahnya.

Samsu Rizal menjelaskan terkait konfirmasi keterangan izin Penelitian terhadap WNA Jepang atas nama masahiko yoshikawa dan kawan-kawan. Yang berdalih melakukan penelitian serangga. 

"Dari hasil pemeriksaan terhadap tiket kembali return ticket ketiganya hanya akan melakukan kunjungan singkat ke Indonesia selama 9 hari dari 4 April sampai 11 April 2019," tutupnya.

Ketiga WNA tersebut dikenakan tindakan administrasi keimigrasian berupa pendeportasian disertai dengan penangkalan Sesuai dengan pasal 75 ayat 2 huruf F undang-undang No 6 tahun 2011 tentang keimigrasian.

Ketiga warga negara Jepang tersebut akan dideportasi pada hari Senin tanggal 15 April 2019 dengan penerbangan Bengkulu menuju Jakarta menggunakan pesawat Lion Air JT 635.  Dilanjutkan dengan penerbangan Jakarta menuju Haneda Tokyo, menggunakan pesawat Garuda GA895. Pendeportasian ini akan dikawal petugas dari Kantor Imigrasi kelas 1 Bengkulu.(Cw1)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size