Skip to main content
T
Terduga Pelaku Diamankan

Penyeludup Narkoba di Bandara Terancam Kurungan 12 Tahun

Bengkulu, TuntasOnline.Com — Tersangka penyelundupan Narkoba jenis sabu seberat 0,5 kilo gram di Bandara Fatmawati Bengkulu, Nova Alfazri (22 tahun),  yang beberapa waktu yang lalu ditangkap Badan Narkotika Nasional Provnsi (BNNP) Bengkulu. Diancam dengan hukuman 12 tahun kurungan penjara. 

Hal ini diketahui setelah pelimpahan tahap dua di Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu. Kamis, 11 Februari 2019, dari penyidik BNNP Bengkulu ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi Bengkulu.

Hal ini diketahui dari keterangan JPU Kejati, Siska Maryati Simatupang. Terkait pelimpahan tahap dua tersangka penyelundupan Narkoba jenis sabu seberat 0,5 kilo gram di Bandara Fatmawati Bengkulu yang artinya status tersangka resmi naik satu tingkat menjadi terdakwa.

“Iya benar kita telah menerima pelimpahan tersebut. Terdakwa dijerat pasal 112 ayat (2) undang-undang   Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 4  tahun dan paling lama 12 tahun,” kata Siska Maryati Simatupang.

 

Sebelumnya terdakwa ditangkap  Tim Khusus Opsnal Badan Narkotika Nasional Provinsi Bengkulu karena diduga menyelundupkan narkoba jenis sabu sabu di Bandara Fatmawati Bengkulu, Senin 25 Februari 2019 sekitar pukul 17.00 WIB. Diduga membawa Narkotika jenis Sabu-sabu seberat 0,5 kilo gram yang disembunyikan didalam sepatunya. Dari pemeriksaan tim opsnal BNNP Bengkulu, diketahui pelaku berasal dari Lhokseumawe Banda Aceh. 

Pelaku menuju Bengkulu menggunakan Pesawat dengan rute penerbangan Bandara Kwalanamu Medan transit Jakarta dengan tujuan Bengkulu. Pelaku sudah enam kali membawa narkotika jenis sabu ke Bengkulu dengan jalur darat dan udara.(Cw1)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size