Skip to main content
K
Pihak Pertamina Saat Memberikan Keterangan Pers

PT Pertamina EP Atasi Pipa Gas Bocor

PALI, TuntasOnline.Com - Management Pertamina EP Asset 2 Pendopo Field nyatakan telah rampung atasi kebocoran pipa gas miliknya yang terjadi pada Selasa siang (19/2) yang letaknya di Talang Sungai Deras Desa Persiapan Maju Jaya Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI, yang mana pipa gas bocor tersebut diketahui warga sekitar pukul 08.30 WIB.

Rampungnya penanggulangan pipa gas yang bocor disampaikan Bambang, Staff Humas Pertamina Pendopo belum lama ini. Dijelaskannya bahwa pihak Pertamina menerima informasi kejadian tersebut sekitar pukul 10:00 WIB.

"Setelah mendapat informasi, kami langsung memerintahkan tim HSE Ram dan produksi agar mensterilkan lokasi bocornya gas itu dengan memasang garis bahaya. Kami pun menghimbau warga sekitar untuk tidak melakukan aktivitas yang menggunakan api, seperti kegiatan di dapur, karena dikhawatirkan ada gas yang menyebar dari pipa yang bocor itu," jelas Bambang.

Himbauan itu diutarakan Bambang sampai kondisi dilapangan benar-benar bebas dari bau gas. "Untuk kompensasinya, kita kirim konsumsi bagi warga sekitar sampai situasi perbaikan pipa gas benar-benar dinyatakan rampung," tukasnya.

Dia juga menyatakan bahwa pipa gas yang berasal dari sumur yang berasal Dari Banekat Timur telah ditutup agar saat perbaikan tidak ada arus gas yang melintas pipa yang alami kebocoran.

"Pada pukul 17:00 WIB tim kami telah rampung dalam perbaikan penutupan pada pipa bocor tersebut. Untuk membuat warga lebih nyaman, tim kami masih berada dilokasi pipa bocor itu dengan menyertakan teste gas untuk mendeteksi bahwa lokasi kebocoran telah steril dari bau gas," terangnya.

Sebelumnya, Dedi Prayoga, kepala desa setempat mengatakan bahwa pipa gas milik Pertamina Pendopo di wilayahnya alami kebocoran. Awal diketahui karena adanya bau gas yang menyengat ditambah ada gelembung-gelembung udara diatas permukaan air juga keluar sisanya desisan dari bawah tanah.

"Setelah warga telusuri, rupanya ada pipa yang letaknya dibawah tanah alami kebocoran. Lalu kita laporkan kejadian itu ke pihak Pertamina. Untuk penyebab  terjadinya kebocoran itu diduga karena korosi," kata Kades.(Anelka)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size