Skip to main content
Ka
Kantor Indosurya

Calon Nasabah Merasa Ditipu Simpan Pinjam Indosurya

Labuhanbatu, TuntasOnline.Com - Chan (45) warga Kampung Baru kelurahan Kartini Kecamatan Rantauutara Kabupaten Labuhanbatu mengeluh karena merasa tertipu oleh Managemant Kantor Cabang Indosurya Rantau Prapat yang bergerak dibidang pembiayaan yakni Simpan Pinjam.

Roswita menuturkan, karena kebutuhan, lalu mendatangi kantor Indosurya di jalan Ahmad Yani Rantauprapat pada tanggal 5 Desember 2018 tahun lalu bermaksud untuk mengajukan pinjaman kredit dengan agunan 2 buah sertifikat hak kepemilikan rumah.

Selain itu, pemilik usaha pakaian ini (Roswita Chan) juga menunjukkan tempat usahanya, dengan harapan agar pinjaman yang diajukan sebesar Rp.130 Juta dalam jangka waktu 5 tahun dengan angsuran Rp.4.116.666 / bulan segera dapat terealisasi.

Lanjut Roswita menjelaskan, usai menyampaikan pengajuan itu, pihak Management menyepakati dan menganjurkan agar memenuhi persyaratan permohonan pinjaman sesuai yang diterapkan Indosurya.

Ucapnya, melalui Kepala Cabang Indosurya (Rudolf) bahwa Roswita Chan diminta agar mentransfer uang sebesar Rp.2.000.000,- (Dua Juta Rupiah) ke rekening Simpan Pinjam Indosurya untuk biaya Appraisal atau Tim Penilai Jaminan.

Roswita Chan akhirnya mentransfer uang yang diminta oleh Rudolf Kepala Cabang Indosurya melalui ATM PRIMA pada 31 Januari 2019 sebesar Rp.2 Juta ke rekening Simpan Pinjam Indosurya.

“Dan setelah semua persyaratan pinjaman yang diminta dipenuhi dan diserahkan ke pihak managemen Indosurya, Kepala Cabang Rudolf mengatakan tinggal menunggu informasi dari Kantor Pusat”, tutur Roswita menceritakannya ke wartawan, Jumat (1/3).

Ketika Roswita Chan menanyakan soal pinjaman yang diajukannya ke Indosurya, melalui Kepala Cabang lewat komunikasi chat WA, Rudolf menjawab pinjaman tidak disetujui, alasannya ketika ditelephone tidak mau angkat (menjawab).

“Ooh karna saya prediksi kalau Ibu gak dihubungi lagi karna perna dihubungi tidak menjawab, jelas Rudolf melalui WA-nya”, ujarnya menceritakan.

Selanjutnya, Salah seorang pegawai simpan pinjam Indosurya datang menemui Roswita Chan dan mengembalikan semua berkas Roswita Chan dan mengatakan bahwa hasilnya nol (terkait pinjaman) alasannya karena pas dihubungi tidak mengangkat HP.

“Tidak benar ini Simpan Pinjam Indosurya ini menipu saya, saya sudah capek mengurus berkas dan juga uang Dua Juta Rupiah saya kirim dan tidak bisa diminta lagi sudah dianggap hangus”, ucap Roswita dengan rasa kesal dan kecewa.

Terkait keluhan Roswita Chan, Kepala Cabang Simpan Pinjam INDOSURYA Rudolf membenarkan keterangan Ruswita Chan dan menjelaskan bahwa uang Rp.2000.000 itu untuk Tim Appresial atau Tim Penilai Jaminan dan langsung dikirim ke Rekening Simpan Pinjam INDOSURYA tidak Bisa dikembalikan lagi.

Permohonan pinjaman itu keputusan dari kantor Pusat, kami hanya mengajukan permohonan pinjaman, untuk diproses atau tidak itu urusan Pimpinan Pusat”, ucap Rudolf kepada wartawan, Jumat (1/3).

Kata Rudolf, banyak yang mengajukan pinjaman seperti Ibu Roswita, tapi tidak keberatan.

“Sudah banyak yang seperti Ibu Roswita Chan ini bang, tapi tidak keberatan dan ada juga yang sudah disetujui pimpinan Pusat tapi tidak jadi meminjam, ini merupakan ketentuan dari perusahaan”, jelasnya. (Paris)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size