Skip to main content
Foto tersangka saat ditahan Polres Kota Bengkulu
Foto tersangka saat ditahan Polres Kota Bengkulu

Kakek Cabuli Gadis 13 Tahun di Polisikan

Kota Bengkulu,Tuntasonline.Com - Perbuatan yang tidak pantas di Tiru, Seorang kakek umur 70 Tahun dengan tega mencabuli Gadis dibawa Umur (13 tahun) yang baru duduk di Kursi Sekolah Menegah Pertama (SMP),Akhirnya Harus berurusan dengan polisi.

Pantauan Media ini Kejadian Perbuatan yang tak pantas ditiru sudah dilakukan sejak bulan Juli 2018 silam di Kediaman Pelaku Kelurahan Betungan Kecamatan Selebar kota Bengkulu.awal mula Korban diajak kerumah untuk membantu bersih-bersih, kemudian korban dipanggil kedalam kamar untuk membereskan tempat tidur pelaku,Saat itulah korban dibujuk dengan rayuan serta diiming-imingi sejumlah uang agar korban mau melayani nafsu birahi pelaku yang sudah lima bulan menduda ini.

"modus pelaku ini akan memberikan sejumlah uang jika keinginannya dipenuhi korban, kejadian ini sudah berlangsung sebanyak 4 kali dengan total uang yang sudah diberikan pelaku sebesar 450.000 kepada korban,"ujar Kapolres AKBP Prianggodo Heru Melalui Kasatreskrim Polres Bengkulu, AKP Indramawan, Sabtu (10/11).

Selanjutnya, kata Indramawan aksi bejat tersebut akhirnya terungkap setelah pelaku meminta korban untuk mencari dan mengajak temannya agar melayani nafsunya dan dijanjikan akan diberikan uang.

"atas permintaan itu korbanpun tertarik dan mengajak rekannya untuk menemui pelaku. saat itulah, rekan korban tak terima atas permintaan pelaku dan langsung melaporkan kejadian tersebut kepihak sekolah. Selanjutnya pihak sekolah memberitahu orang tua korban dan langsung melaporkan kejadian tersebut ke Aparat Kepolisian,"jelasnya.

Saat diwawancari media ini pelaku mengakui sangat menyesal dan tidak kuat menahan malu atas perbuatannya tersebut. Terlebih dirinya sudah memiliki enam orang anak serta cucu.

"saya sangat menyesal dan malu atas perbuatan saya ini, saya hilaf,"ceritanya.

Akibat ulahnya, pelaku dijerat pasal 81 RI Nomor 17 Tahun 2018 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU RI Nomor I tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak, diancam hukuman kurungan penjara paling singkat 5 (lima) tahun paling lama  lima belas (15) tahun.

Setiap orang dilarang melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa anak melakukan persetubuhan dengannya atau dengan orang lain dan setiap orang dengan sengaja melakukan tipu muslihat, serangkaian kebohongan atau membujuk anak melakukan persetubuhan dengannya atau dengan orang lain.(retra)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size