Skip to main content
Suasana Razia
Suasana Razia

Razia Warem, Wawali Tegaskan Tidak Ada Toleransi Bagi Tempat Maksiat

Bengkulu, TuntasOnline.Com — Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi didampingi jajaran Pemerintah Kota Bengkulu kembali razia Warung remang-remang (Warem) guna wujudkan motto Kota Bengkulu religius, Rabu (7/11). Pada kesempatan itu Beliau tegaskan tidak ada toleransi bagi tempat maksiat. 

Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi (Dewa) memimpin langsung operasi ini. Dewa juga mengatakan tidak ada toleransi untuk warem yang terbukti melakukan praktik maksiat dan cepat atau lambat pembongkaran akan terjadi. 

“Kita akan ratakan dengan tanah, kalau istilah ibu mentri susi di tenggelamkan, kalau kita ratakan dengan tanah atau kita bongkar,” ucap Dedy.

Pada razia kali ini kembali ditemukan minuman keras oplosan jenis tuak. Tanpa basa-basi, Dewa bersama anggota yang turut dikerahkan dalam razia kali ini langsung memusnahkan barang bukti tersebut.

“Miris sekali menjual tuak sudah seperti menjual minuman mineral saja. Sebelumnya kita sudah peringatkan tetapi masih saja berjualan, dan kita akan gusur semuanya yang ada di kawan Pantai ini. Kita tidak ingin jika Bengkulu di kelilingi oleh tempat maksiat,” ucap Dedy.

Tak hanya di kawasan Pantai Panjang, razia juga dilakukan di kawasan Lapangan Golf dan kawasan Terminal Betungan. Melihat kondisi Terminal Betungan yang diduga sebagai tempat prostitusi, Dewa mengatakan akan melakukan pembongkaran warem yang ada di Terminal Betungan.

“Kita juga akan lakukan pembongkaran dan penggusuran yang ada di terminal Betungan. Boleh usaha tapi tidak boleh diluar ketentuan kita. Jangan usaha yang berdampak buruk apalagi seperti tempat portitusi, minuman keras yang dilarang, silahkan berusaha tapi jangan sampai melanggar aturan,” tegas Dewa.

Perlu diketahui, dalam razia kali ini Dewa didampingi Sekretaris Daerah(Sekda) Kota Bengkulu Marjon, Kabag Ops Polres, Kasatpol  PP, Dinas Perhubungan, Kepala Badan Narkotika Nasional(BNN) Kota Bengkulu bersama Anggota Biawak Polres, Dinas Pariwisata, dan Satpol PP.(FRK)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size