Skip to main content
Tampak
Tampak Pengecekan Peserta Tes Sebelum Memasuki Ruangan

Masyarakat Ragukan Hasil Tes CPNS Sistem UNBK

Kaur, TuntasOnline.Com - Pemerintah Kabupaten Kaur menggelar tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menggunakan sistem Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) bertempat di SMPN 8 Kaur pada Senin (05/11). Namun tes kali ini tuai kritikan masyarakat yang meragukan hasil dari tes tersebut. 

Sebelumnya terhitung, Tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Kaur diikuti 600 Peserta yang 40 Peserta di tiap ruangan. Pada kesempatan ini, ada 5 ruangan yang dipakai dan peserta dibagi menjadi 3 sesi. 

Pada saat tes tengah berlangsung, semua ruangan sempat menemui kendala. Namun penundaan yang cukup lama terjadi diruangan 5, yaitu hampir 3 jam. Gangguan yang terjadi ini semuanya bertitik pada server, meskipun terjadi gangguan tes tetap berjalan lancar.

Badan Kepegawaian Nasional (BKN) mengutus satu perwakilan yakni Putu Artati, S.E yang ditugaskan memantau jalannya tes CPNS tersebut, menyikapi terjadinya gangguan, Beliau tidak menyoalkan permasalahan tersebut karena hal tersebut hal yang wajar. Dan Beliau menegaskan terjadinya gangguan saat tes akan menjadi evaluasi pihaknya kedepan. 

"Kapasitas saya hanya memantau pelaksanaan tes di Kabupaten Kaur. Sistem UNBK di Kabupaten Kaur ini permintaan dari Pemkab Kaur sendiri yang langsung di bawah pantauan Kemendikbud RI. Kabupaten Kaur ingin melaksanakan secara mandiri, ini permintaan dan sudah dikabulkan oleh BKN" ujar Putu. 

"Kalau bermasalah dalam pelaksanaan tes, serta tidak dapat di laksanakan di karenakan gangguan server, maka akan di ambil alih oleh BKN Pusat sebab tadi ada beberapa kendala di server. Namun persoalan ini telah di tangani mudah-mudahan teknisi dari Kemendikbud bisa menstabilkan server dan berjalan lancar", imbuhnya.

Ia menjelaskan, keungulan CAT BKN dengan sistem UNBK memang lebih baik dan segi kualitas, hasil serta kemampuan sistem. "Tapi kita apresiasi Pemkab Kaur yang siap melaksanakan secara mandiri," tukas Putu.

Dilain sisi, banyak pihak mengkritik sistem UNBK ini memungkinkan adanya dugaan kecurangan. Hal ini lantaran pada umumnya, sistem UNBK pada saat pengerjaannya, komputer yang bertugas mengawasi jalannya tes bisa mengetahui jumlah salah benar jawaban dari peserta tes meski tes tengah berlangsung.

Diketahui dalam setiap ruangan tes diawasi 3 orang pengawas dalam pelaksanaan tes tersebut.(As) 

Facebook comments

Adsense Google Auto Size