Skip to main content
Tampak Bangunan yang hancur diterjang Badai
Tampak Bangunan yang hancur diterjang Badai

Badai Hancurkan Fasilitas Umum di Sumsel

Sumsel,To.com - Hujan yang disertai Angin Kencang (Badai,red) pada hari sabtu sore (27/10) menghancurkan Fasilitas Umum serta menghambat jalan utama di Kota Metropolis Palembang.

Beberapa lokasi tampak ‘’hancur lebur’’ diterpa angin. Macam beberapa lokasi yang ada di sekitaran Jakabaring Palembang seperti Stasiun LRT Opi Mall, Kantor KPU Sumsel serta sejumlah fasilitas olahraga di Jakabaring Sport City (JSC).

Selain itu, laju kendaraan di Jalan Jenderal Sudirman pun menjadi terhambat. Sementara daerah langganan banjir macam di Simpang Polda dan Sekip, Jalan Swadaya dan Muhajirin Kelurahan Pakjo pun tak luput membuat warga setempat jadi kalang kabut.

Terkait hal itu, Kepala Stasiun Klimatologi Kota Palembang Nugah Putrantijo saat dihubungi wartawan, terkait hujan deras yang melanda sebagian besar Kota Palembang minta agar waspada.

“Apabila terlihat awan yang hitam, segera berlindung, karena berpotensi hujan tiba-tiba, yang disertai petir dan angin kencang, pantau terus informasi yang diberikan oleh BMKG Sumsel,” ingatnya.

Dari pantauan media ini, beberapa bangunan di Jakabaring rusak parah macam venue tennis roboh, Dermaga Ski Air rumah boat terbalik dan ambruk, Rusunawa tower 5 atap terangkat separuh, dan publik toilet di stadion atletik dalam tertimpa lampu stadion.

Sekain itu, test CPNS bagian CAT terpaksa ditunda karena tenda roboh di Jakabaring Sport Hall.

Pihak BMKG mengaku jika pihaknya sudah melakukan peringatan dini telah menyatakan sikap. Tertanggal 27 Oktober 2018 pukul 15.30 WIB. Masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir/kilat dan angin kencang sesaat di wilayah OKI (Air Sugihan, Tulung Selapan, Pangkalan Lanpam, Pedamaran Timur, Pedamaran), Banyuasin (Talang Kelapa, Pulau Rimau, Muara Sugihan, Betung), Palembang, Musi Banyuasin (Tungkal Jaya, Bayunglencir), Ogan Ilir (Pemulutan, Indralaya, Indralaya selatan, Tanjung Batu), Muara Enim (Gelumbang, Lubai) dan sekitarnya. Dan dapat meluas ke sebagian wilayah Prabumulih, PALI, OKU OKU Timur dan sekitarnya. Kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga pukul 18.00 WIB.(Sangkut)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size