Skip to main content
Pengerjaan Tengah Berlangsung
Pengerjaan Tengah Berlangsung

Pemdes Gebangjaya Membangun Bersama Masyarakat

Karawang, TuntasOnline.Com - Pemdes Gebangjaya Kecamatan Cibuaya Kabupaten Karawang, guna merealisasi pembangunan sehingga menjadi desa lebih maju, yang dibiayai Dana Desa (DD) tahap kedua Program Pemerintah Pusat melalui Kementerian Desa, untuk membangun jalan setapak di Dusun Tanjunggebang dan jalan lingkungan di Dusun lingkungan Desa Gebangjaya, Sabtu (01/09/18).

Dalam peningkatan pembangunan sarana prasarana infrastruktur, Karsim W.S, sebagai Kepala Desa Gebangjaya Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang, mengatakan bahwa dirinya setiap melaksanakan pembangunan selalu diadakan musyawarah dengan lembaga lingkungan Desa, serta tokoh masyarakat dan tokoh pemuda juga tokoh agama.

"Pada saat ini pelaksanaan pekerjaan yakni jalan setapak (japak) tepatnya di Dusun Tanjunggebang, di biayai Dana Desa tahap kedua sebesar 40 persen yang di gelontorkan Pemerintah Pusat 2018. Selain bangun japak di Dusun lainnya membangun jalan lingkungan,"ucapnya waktu ditemui Wartawan TuntasOnlin.com, dilokasi pembangunan japak, Sabtu (01/09/18).

Menurut Karsim W.S, selaku Kepala Desa Gebangjaya, pembangunan di biayai Dana Desa tahun 2017, telah dilaksanakan di berbagai sektor, diantaranya jalan setapak, jalan lingkungan, penurapan saluran tersier, serta sarana pendidikan, kesehatan dan sarana lainnya. Itu semua merupakan suatu kebutuhan masyarakat dan berdasarkan aspirasinya.

"Perbaikan jalan yang sudah dikerjakan dan lainnya kini mulai dirasakan perubahannya sehingga dapat dinikmati semua masyarakat Desa Gebangjaya. Semua itu hasil bantuan dari Pemerintah Daerah, Provinsi maupun anggaran bersumber dari Dana Desa Program Pemerintah Pusat yang di gelontorkan hingga sudah diterima Pemdes Gebangjaya,"ujarnya.

Lanjut Karsim W.S, mengatakan pembangunan jalan setapak ini dimaksudkan untuk memperlancar akses jalan warga kepesawahan, agar para petani dapat berubah perekonomiannya, sehingga daya jual padinya lebih meningkat, karena selama ini memang jalan setapak tersebut sudah rusak parah.

"Semua dalam melaksanakan pembangunan dengan secara swakelola, yakni meilbatkan masyarakat Desa sendiri, tidak melibatkan pemborong,"pungkasnya.(Sule)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size