Skip to main content
Hasil Pantauan Lapangan
Hasil Pantauan Lapangan

Kelurahan Sukamerindu Nantikan Sentuhan Pembangunan Tangan Dingin Helmi Hasan

Bengkulu, TuntasOnline.Com - Terpilihnya Helmi Hasan-Dedy Wahyudi dalam Pilwakot 2018 yang lalu, menyisakan tantangan baru bagi Walikota Dua Periode Pertama Bengkulu ini. Memang dibalik kesuksesannya membangun Bengkulu ada Beberapa Pekerjaan Rumah (PR) salah satunya yaitu yang terdapat di Kelurahan Sukamerindu Kecamatan Sungai Serut. 

Titik-titik yang dimaksud dalam Kelurahan Sukamerindu ada empat titik yakni :

Perumahan Warga RT. 06

Perumahan Warga RT. 08

Perumahan Warga RT. 09
Perumahan Warga RT. 15.


Dari data yang terhimpun langsung dari narasumber dan fakta lapangan di 4 lokasi pada Kamis Siang (09/08), didapatlah berbagai keluhan warga yang menjadi harapan mereka untuk Pemerintahan dengan Walikota Bengkulu yang lama yang menorehkan sejarah baru yaitu Helmi Hasan yang baru akan dilantik nanti, PR tersebut diantaranya :


1. Warga RT 06 yang dipimpin Ketua RT Mulyono, RT ini dihuni sekitar 30 KK.


Pada RT ini yang menjadi keluhan terdalam mereka adalah urusan pertanian yang meliputi pembangunan Jalan Usaha Tani dan Penyaluran Aliran Air Irigasi, untuk diketahui, luas sawah pada wilayah ini mencapai 65 Ha yang menyatu dengan RT tetangga dengan hasil panen 9 ton gabah kering setiap kali panen.
a. Yang memprihatinkan adalah tidak adanya Jalan Usaha Tani yang bisa digunakan Petani sebagai akses mengangkut hasil panen menuju Jalan yang biasa dilalui masyarakat, akibatnya Petani setiap Panen harus menggunakan akses tebing yang terjal guna mencapai permukiman. 

b. Sistem irigasi sawah yang memanfaatkan tadah hujan, jikalau musim kemarau situasi sawah akan kering kerontang. Untuk itu masyarakat membutuhkan pompa air yang bisa memompa air sungai yang tidak jauh dari sawah tersebut. 


2. Warga RT 08 yang dipimpin Ketua RT Nawardi, RT ini dihuni sekitar 54 KK.
Pada RT ini, warganya mengeluhkan dua hal yaitu Akses Jalan Gang serta Tumpukan Sampah.
a. Akses jalan RT 08 ini kurang memadai dikarenakan jalan yang penuh bebatuan dan belum tersentuh 1000 jalan mulus.
b. Siring primer yang dibangun oleh Pemerintah menjadi sumber bencana bagi mereka, dari keterangan Ketua RT setiap musim kemarau sampah kian menumpuk dan membuat bau menyegat kian menjadi, sedangkan pada Musim Hujan air Siring primer akan meluap karena mulai mendangkalnya dasarnya. Dalam hal ini Warga setempat mengharapkan adanya pengerukan dan perawatan dari Pemerintah. 


3. Warga RT 09 dipimpin Ketua RT Erawati dihuni sekitar 85 KK. 

Pada RT ini, yang menjadi keluhan warga adalah drainase serta Jalan Gang. 
a. Drainase, dari informasi yang dihimpun setiap musim hujan wilayah RT 09 ini digenangi air hingga 1 meter atau setinggj dada orang dewasa, hal ini disebabkan drainase yang kurang pengerukan dan drainase yang sempit. Ironisnya, setiap hujan jika warga ingin mengungsi harus menggunakan rakit bambu. 
b. Jalan, jalan yang terpantau di Wilayah ini terlihat jelas rabat beton yang telah retak, hancur bahkan berlobang yang menghambat akses warga. 


4. Warga RT 15 dipimpin Ketua RT Sairuddin dihuni sekitar 20 KK. 

Yang menjadi keluhan warga wilayah ini adalah kondisi permukiman yang akan melereng sehingga menjadi langganan banjir ketika musim hujan. Pada wilayah ini jalan cukup banyak berlubang namun yang menjadi keluhan warga adalah banjir yang merendam. Menurut keterangan warga setiap hujan datang permukiman mereka sering menjadi langganan hujan demgan ketinggian air 0,5 M atau setinggi lutut orang dewasa. Mirisnya Mushola yang sempat menjadi tempat singgah solat Walikota Helmi ini lantainya menjadi berlumur lumpur. 


Pada saat peninjauan langsung tersebut, warga sangat berharap Walikota yang mereka dambakan tersebut akan merealisasikan pembangunan yang nyaris tidak menyentuh mereka pada periode pertama. 


"Pada dasarnya pak, di semua RT tadi yang dikunjungi semuanya hampir mengeluhkan perbaikan jalan dan drainase. Proposal sudah ada diajukan namun belum ada yang meninjau dari pihak Pemkot, kami berharap Pemerintah membuka mata dan tergerak hatinya" ujar Edi Juanidi selaku Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Keluarahan Sukamerindu tersebut. (ReTra) 

 

Facebook comments

Adsense Google Auto Size