Skip to main content
Tampak Proyek Normalisasi yang diduga dikerjakan Siluman
Tampak Proyek Normalisasi yang diduga dikerjakan Siluman

Diduga Proyek Siluman, Kontraktor Langgar UU No 14 Tahun 2008

Pali, To - Sangat disayangkan informasi yang seharusnya dapat diakses oleh masyarakat dengan mudah tapi tidak dengan proyek diduga siluman yang berada di kecamatan penukal kabupaten  penukal abab lematang ilir (PALI) ,Berbentuk Normalisasi Sungai Sebagut tepatnya didesa babat sampai desa purun,kontraktor melanggar UU Keterbukaan Informasi Publik (KIP)  dengan tidak adanya papan Proyek. 

Untuk diketahui padahal Kewajiban seorang wakil rakyat yang telah memperjuangkan aspirasi Rakyat namun pelaksanaannya dilapangan yang dikerjakan oleh pihak Kontraktor tidak sesuai aturan UU Republik Indonesia, diduga nantinya akan menimbulkan indikasi Korupsi. 

Padahal pemerintah republik indonesia telah mengeluarkan produk hukum berbentuk Undang-Undang No. 14 tahun 2008, tentang Keterbukaan Informasi Publik ,Yang tertuang dalam 64 pasal seperti memberikan kewajiban kepada setiap Badan Publik untuk membuka akses bagi setiap pemohon informasi publik untuk mendapatkan informasi publik.

Menanggapi hal itu Amarudin ketua lembaga intelijen pers republik infonesia (LIPER-RI) kabupaten penukal abab lematang ilir (PALI)  ,Sangat menyayangkan atas pelaksanaan pekerjaan yang sudah mengkangkangi Undang-undang Nomor 14 tahun 2008.

" Undang-undang sudah jelas mengatur tentang infornasih publik ,jadi apa yang di takutkan pihak ketiga kontraktor atau pelaksana di lapangan jika membuka nama pekerja'an, volume pengerja'an berapa nilai dan sumber dana " Ujar Ketua Liper RI Kabupaten  PALI saat ada di lokasi.

Saat di konfirmasi kepala desa babat mengatakan, Kami tidak mengetahui perusahaan apa dan berapa nilai pekerjaan ,namun meskipun demikian kami tetap berterimakasih sungai kami sudah di lebarkan melalui program normalisasi.

" Kami pihak pemerintah desa tidak mengetahui siapa pelaksana nya, perusahan apa pemenang tender dan berapa volume dari nilai pekerja'an ,tapi kami tetap berterima kasih atas normalisasi sungai sebagut semoga setelah pelebaran  sungai tidak terjadi banjir lagi didesa kami " Kata Arka Nurawi Kades Babat.(Anelka) 

Facebook comments

Adsense Google Auto Size