Skip to main content
Pupuk Bersubsidi
Pupuk Bersubsidi

Pupuk Subsidi Langka di Karo

KARO.TUNTASONLINE.COM - Kelangkaan pupuk subsidi jenis urea sudah lama hilang dari peredaran khususnya  di kecamatan Brastagi bahkan ke kios pengencer resmi pun tidak ada terlihat sampai hari Rabu (08/08/2018).

Salah satu petani yang bermarga Tarigan  ketika mau beli pupuk urea ke salah satu pengencer resmi di Brastagi pada Hari Rabu sekitar pukul 09.30 wib mengatakan kepada awak media betapa langkanya pupuk urea untuk didapatkan akhir-akhir ini. 

"Saya sudah hampir dua minggu mencari pupuk urea tersebut tapi sampai sekarang tidak ada saya temukan, pada hal pupuk tersebut sangat saya perlukan untuk pupuk daun soup saya. Karena kalau bulan kemarau begini, tanaman muda seperti daun soup atau kol dan cabe sangat perlu dengan urea tersebut, apa lagi baru di panen soup itu. Jadi saya himbau kepada instansi terkait agar turunlah sesekali ke lapangan atau ke lahan pertanian agar tau apa keluhan kami petani ini di lapangan, kan ada dananya ditampung di APBD untuk sosialisasi pertanian oleh PPL ke lapangan, buktinya sampai detik ini tidak pernah kok datang ke ladang saya" jelas Tarigan.

Kabid Bidang Pupuk Subsidi Rosta br Perangin Angin mengatakan bahwa distributor belum melakukan nebus.

"Mungkin distributor belum nebus mungkin pak, sementara laporan dari distributor pun belum sampai ke meja tugas kami, sampai sekarang belum ada dia nebus, tapi kan sekarang sudah sore, besok coba kami tanyakan langsung ke distributor ya pak " Ujar Rosta.

Terpisah Kepala Dinas Pertanian Ir Sarjana Purba ketika dikonfirmasi awak media  lewat selulernya dengan kelangkaan pupuk subsidi jenis urea tersebut mengatakan dirinya tidak merasa terjadi kelangkaan terhadap pupuk bersubsidi. 

"Sepertinya pupuk urea tidak pernah langka dari edaran di pasaran baik di Distributor maupun di kios pengencer resmi pupuk bersubsidi , tapi walaupun begitu coba nanti saya hubungi  Distributor di Wilayah kec Brastagi , karena setau saya tidak pernah kosong " Ucap Kadis .

Dari pantauan awak media, Pupuk urea tersebut ada beredar di luar pengencer resmi, bahkan di luar kecamatan pun diduga ada beredar, jadi di minta kepada pengawas pupuk subsidi agar mengawasi pendistribusian pupuk jenis urea ini, agar tepat sasaran kepada petani yang membutuhkanya.(Tarigan)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size