Skip to main content
Sambutan Siption Muhady
Sambutan Siption Muhady

Tampung Aspirasi Masyarakat, Siption Muhady Gelar Reses

Bengkulu, TuntasOnline.Com  - Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Siption Muhady, S.Ag untuk menampung Aspirasi Masyarakat mengelar reses di Daerah Pemilihan yakni Kabupaten Bengkulu Utara dan Bengkulu Tengah untuk menjaring aspirasi masyarakat (Reses). 

Reses masa sidang ke-II tahun 2018 digelar sejak Senin (30/7) hingga Jum'at (3/8) tersebut dilakukan di desa Pulau Panggung dan Jayakarta Kecamatan Talang Empat, serta Talang Pauh Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah. Kemudian desa Wonoharjo dan Tanjung Anom Kecamatan Giri Mulya Kabupaten Bengkulu Utara.

Sambutan Camat
Sambutan Camat Giri Mulya

Dalam reses itu berbagai aspirasi disampaikan masyarakat, mulai dari bidang ekonomi, pendidikan dan seni budaya, kesehatan, infrastruktur, pertanian, perkebunan, peternakan, industri, serta berbagai aspirasi lainnya. Untuk bidang ekonomi, rata-rata masyarakat meminta agar DPRD Provinsi turut memperjuangkan agar harga Tandan Buah Segara (TBS) kelapa sawit dan karet kembali normal seperti sediakala.

Aspirasi Masyarakat
Penyampaian Aspirasi Masyarakat Wono Harjo
Aspirasi Masyarakat
Penyampaian Aspirasi Perwakilan Ibu PKK Desa Tanjung Anom

Kemudian masyarakat Pulau Panggung dan Jayakarta meminta agar batubara sungai dapat dijual. Sementara masyarakat Wonoharjo dan Tanjung Anom meminta agar bisa didirikan Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMS), lantaran pabrik yang ada saat ini tidak mampu lagi menampung buah milik masyarakat. Dari sektor pendidikan dan seni budaya, Siption Muhady diminta memperjuangkan agar dibangun sarana dan prasarana, serta pengadaan fasilitas lainnya seperti perangkat Personal Komputer untuk UNBK dan bantuan alat kesenian.

Sidak
Sidak Ke SMK 11 Bengkulu Utara
Bantuan
Penyerahan Bantuan Berupa Bola dan Kostum

Dari sisi infrastruktur masyarakat meminta pembangunan jalan lingkungan, jembatan penghubung, drainase, pelapis tebing, dan jalan sentra produksi. Sedangkan bidang kesehatan masyarakat minta rehabilitasi Pustu Tanjung Anom, yang mengalami kerusakan pasca gempat tahun 2000 hingga saat ini sama sekali belum tersentuh pembangunan.

"Semua aspirasi itu tentu saja kita tampung terlebih dahulu, dan nantinya disampaikan pada pemerintahan. Terkait harga TBS kelapa sawit dan karet, ini merupakan masalah sebagian besar masyarakat Provinsi Bengkulu yang sejau ini telah diupayakan pemerintah. Namun nanti tetap kita aspirasikan, kemudian terkait infrastruktur masyarakat jangan bosan-bosan mengusulkannya pada pemerintah. Kita pastikan siap menggiring," demikian Siption Muhady.(Rahmad/Adv)

Foto bersama

Facebook comments

Adsense Google Auto Size