Skip to main content
Suasana Persidangan
Suasana Persidangan

Dalam Persidangan, Tekuak Fakta Jukak Beri Fee Proyek kepada Dirwan

Bengkulu, TuntasOnline.Com — Terkait kasus OTT Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) dan menetapkan 4 orang tersangka.Dalam kasus tersebut salah satu terdakwa yakni Jauhari alias Jukak diduga selaku penyuap Bupati BS, hal ini terkuak dalam sidang perdananya di Pengadilan Negeri Tipikor Bengkulu, Rabu (01/08).

Dari pengakuan Jauhari di Persidangan, dirinya meminta jatah proyek dua kali kepada Dirwan. Hal tersebut lantaran dirinya menjadi tim sukses (TimSes) Dirwan Mahmud dan Gusnan Mulyadi tahun 2015 lalu karena ikut membantu Dirwan dalam Pemilukada tersebut.

Pada jatah proyek pertama Jauhari alias Jukak meminta proyek kepada Dirwan sejak akhir tahun 2016, dan baru mendapatkan proyek di tahun 2017 lalu. Selanjutnya di tahun 2018, Jauhari kembali meminta jatah proyek kedua kalinya kepada Dirwan namun Dirwan meminta Jauhari untuk langsung berkoordinasi dengan istrinya Hendrati dan Kadis PUPR. 

Pada surat dakwaan yang di bacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Jauhari memberikan sejumlah uang sebesar 98 juta rupiah kepada Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud untuk mendapatkan proyek dari dinas PUPR Bengkulu Selatah tahun 2018.

Dari penuturan JPU KPK Zainal Abidin, dalam pertemuan Jauhari, Dirwan dan Gusnan sudah ada perjanjian fee 15 persen untuk setiap proyek dan pemberian uang tidak boleh diserahkan kepada Dirwan karena tengah diawasi KPK sehingga uang tersebut di berikan kepada istri Dirwan yaitu Hedrati.

Pada awalnya Jauhari memberikan sejumlah uang sebesar 23 juta rupiah komitmen fee 15 persen dari proyek senilai 170 juta rupiah serta kedua kalinya uang tersebut di berikan kepada keponakan Dirwan Mahmud yakni Nursilawati, dan pada 15 Mei 2018 Jauhari memberikan uang sebesar 75 juta rupiah, selanjutnya keempat orang tersebut di ciduk oleh KPK. 


"JPU telah menyiapkan 11 orang saksi untuk proses persidangan terdakwa Juhari alias Jukak, termasuk Gusnan Mulyadi, Plt Bupati Bengkulu Selatan. Rabu depan, 5 orang saksi akan dihadirkan KPK dan siap memberikan keterangan di muka persidangan yang dipimpin oleh Majelis hakim Jonner Manik",ungkap Zainal Abidin.


Untuk diketahui Lima proyek yang di berikan kepada Jauhari tahun 2018 dengan besaran dana 750 juta diantaranya :

  • Rehabilitasi Jembatan Gantung Desa Telaga Dalam Kecamatan Pino Raya senilai 120 juta, pengerasan Telaga Dalam menuju Cinta mandi senilai 165 juta, 
  • Jalan Rabat Beton Desa Napal Melintang Kecamatan Pino Raya se"nilai 180 juta, Peningkatan jalan Desa Tangga Raso Kecamatan Pino Raya senilai 185 juta, 
  • Jalan Rabat Desa Pasar Pino senilai 100 juta.(ReTra) 

Facebook comments

Adsense Google Auto Size