Skip to main content
PWI Provinsi Bengkulu gelar Penyuluhan Bahasa Indonesia Bagi Insan Media Masa se-Kota Bengkulu
PWI Provinsi Bengkulu gelar Penyuluhan Bahasa Indonesia Bagi Insan Media Masa se-Kota Bengkulu

Wujudkan Insan Media Cerdas, Kantor Bahasa Bengkulu Gelar Penyuluhan Bahasa

Bengkulu, tuntasonline.com - Guna mewujudkan Insan Media Massa yang paham kaida perbahasaan, Kantor Bahasa Bengkulu bekerja sama dengan PWI Provinsi Bengkulu gelar Penyuluhan Bahasa Indonesia Bagi Insan Media Masa se-Kota Bengkulu di Aula LPMP Kantor Bahasa Bengkulu Kamis Pagi, (03/05).

Penyuluhan ini dibuka langsung Ketua Pesatuan Wartawan Provinsi Bengkulu Zacky Antoni, Kepala Balai Bahasa Bengkulu Karyono dan diikuti sekitar 30 orang Wartawan se-Kota Bengkulu. 

Dalam penyuluhan ini juga ada pengisian materi oleh 3 narasumber diantaranya :

  • Karyono materinya Kebijakan Bahasa
  • Halimi Hadibrata materinya Pengetahuan Kebahasaan
  • Agus Trianto materinya Bahasa Jurnalistik. 

Dalam sambutanya Kepala Balai Bahasa Indonesia Bengkulu Karyono megatakan Penyuluhan Bahasa Indonesia ini sangat berguna bagi insan wartawan karena dalam pemberitaan tidak lepas intinya dari bahasa. 

"Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkat SDM  media di kota Bengkulu karena inti dari jurnalistik ada pada bahasa di dalam pemberitaan yang di buat oleh wartawan maupun wartawati yang membuat suatu pemberitaan" ungkapnya. 

Lanjut Karyono, Penyuluhan Bahasa Indonesia ini dimaksudkan untuk menyegarkan insan media agar pembahasaan di beritanya mudah dipahami. 

"Penggunaan bahasa Indonesia  seperti inilah yang harus di gunakan yaitu bahasa Indonesia yang gampang dan muda di mengerti. Penyuluhan Bahasa Indonesia bertujuan untuk memberikan penyegaran bagi Insan Media massa di Kota Bengkulu" ungkapnya. 

Dalam sambutannya ketua PWI Benglulu Zacky Antoni mengatakan penyuluhan Bahasa Indonesia ini dapat meningkatkan kualitas wartawan sehingga dapat menggunakan ejaan dan kaidah bahasa Indonesia secara tepat. 

"Penyuluhan Bahasa Indonesia untuk insan media massa bertujuan untuk meningkatkan kualitas wartawan dalam penulisan dan ejaan bahasa Indonesia yang baik dan benar, terutama pada penggunaan huruf besar pada judul berita dan penggunaan tanda baca yang tepat pada suatu pemberitaan sehingga penulisan bahasa Imdonesia yang baik dan benar dapat digunakan dengan tepat" ujarnya. (ReTra

Facebook comments

Adsense Google Auto Size