Skip to main content
Dua Menteri Turun ke Bengkulu – Bawa Misi Program Presiden Jokowi
Dua Menteri Turun ke Bengkulu – Bawa Misi Program Presiden Jokowi

Dua Menteri Turun ke Bengkulu – Bawa Misi Program Presiden Jokowi

BENGKULU – Provinsi Bengkulu kedatangan dua tamu spesial kemarin. Yakni Menteri Desa, PDT, dan Transmigrasi (PDT2), Eko Putro Sandjojo dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Setibanya di Bandara Fatmawati Soekarno, keduanya langsung menuju ke lokasi berbeda.

Seperti Eko yang tiba di Bandara Fatmawati Soekarno  kemarin sore, langsung menuju Bengkulu Selatan. Sementara Andi Amran tiba tadi malam menggelar pertemuan di Gedung Daerah Balai Raya Semarak. Dijelaskan Eko, jika tujuannya itu pribadi dan juga membawa misi program Presiden Jokowi. Tentunya untuk melaksanakan program itu, Kementerian bekerjasama dengan 19 kementerian di Indonesia, yang sangat memiliki pengaruh mendasar, seperti Kementerian Pertanian. “Kita akan menanam jagung di BS besok (Hari ini red). Didukung Kementerian lain, terutama Kementerian Pertanian,” ucapnya.

Eko menambahkan, model pro kades ini sendiri dirancang dalam 19 kemeneterian, dengan meningkatkan sistem koordinasi secara bersama-sama. Ditambah dunia usaha dan perbankan. “Tujuannya, untuk membentuk satu kawasan atau fokus 1 komoditi tertentu. Dalam hal ini, BS mau nanam jagung di atas 10 ribu haktare tanah. Bayangkan jika 10 ribu hektare, semua pihak dapat serapan,” kata Eko.

Kementerian Pertanian akan menyediakan bibit dan pupuk. Sementara Kementerian DPDT2 akan menyediakan sarana lainnya. “Program ini sangat produktif. Kalau rata-rata 5 ton saja. Bengkulu Selatan akan memproduksi jagung 50 ribu ton sekali panen. Kalau rata-rata Rp 3000 per kilogram atau Rp 4 ribu, bearti income dari jagung tahun ini akan mendapatkan income Rp 150 miliar, baru 10 ribu ton saja,” jelang Eko.

Kemudian kata Eko, dia meminta jangan berhenti di 10 ribu ton saja, karena pemerintah juga ada program, hutan sosial, program repormagre yang terus dikejar Presiden Jokowi. “Nah itu kita isi dengan program komoditas-komoditas, yang sesuai dengan yang cocok di daerahnya masing-masing.  Saya pikir, daerah lain akan memiliki program yang produktif,” demikian Eko.

Sementara Andi Amran Sulaiman di Gedung Daerah tadi malam meminta agar Plt Gubernur fokus kepada tiga komoditas untuk  mengembangkan perkebunan. Ketiga komoditas yang dimaksud adalah, Kopi, Sawit dan Karet.

Menurut dia, dengan fokus kepada ketiga itu, akan bisa dibuat untuk  skala industri. Sehingga dapat menimbukan kesejahteraan bagi petani. Permintaan ini disampaikan dia saat memimpin Rapat Koordinasi Pembenihan/Pembibitan Wilayah Provinsi Bengkulu di Balai raya Semarak (18/) malam.

Dia menegaskan agar ketiga komoditas itu bisa berkualitas, harus diperhatikan bibit-bibitnya dengan mewasdapai bibit palsu. Dia menegaskan Kementrian Pertanian siap menyediakan bibit unggul, dan berkualitas, untuk  didrop ke Bengkulu. Terkait tenaga ahli Pertanian bantuan Kementrian untuk  ketiga komoditas unggulan ini, Amran berpesan, agar Pemerintah Daerah tak perlu melirik kepada komoditas lain.

“Fokus saja dulu kepada ketiga komoditas ini, agar nanti tenaga ahli pun bisa fokus juga membantu mengembangkan di Bengkulu,’’jelasnya di depan peserta Rakor.

Tags

Facebook comments

Adsense Google Auto Size