Skip to main content
Belum Ada Solusi, Aset Miliaran Rusak
Belum Ada Solusi, Aset Miliaran Rusak

Belum Ada Solusi, Aset Miliaran Rusak

Panitia Khusus (Pansus) Aset DPRD Kota kembali meminta Pemerintah Kota Bengkulu segera memanfaatkan sejumlah aset gedung yang bertahun-tahun dibiarkan rusak dan terbengkalai. Mirisnya pembangunan gedung yang sudah menguras anggaran puluhan miliaran rupiah tersebut belum ditemukan solusinya.

Aset yang paling parah nasibnya seperti Pasar Tanjung Gemilang Bentiring, Pasar Barukoto 1, Pasar Barukoto 2, Gedung Balai Adat, Terminal Betungan, Terminal Sungai Hitam, auning Pantai Panjang, Tempat Pelelangan Ikan Pondok Besi, Bangunan Pemecah Ombak di Pondok Besi, Pasar Minggu Bertingkat, dan bekas Kantor Camat Sungai Serut Tanjung Jaya.

Wakil Ketua Pansus Aset DPRD Kota, Heri Ifzan, SE menilai, aset miliaran rupiah milik Pemerintah Kota harus segera dimanfaatkan. Salah satu contoh aset gedung yang tidak dimanfaatkan dengan baik adalah Balai Adat. Padahal Balai Adat tersebut sejak dibangun bertahun lamanya hingga saat ini tidak dimanfatkan dengan baik oleh Pemerintah Kota.

“Sudah berulang kali kita sampaikan bahwa aset gedung milik Pemkot itu harus betul-betul dimanfaatkan. Jangan terkesan dibangun mubazir saja. Karena pembangunan anggaran gedung itu biaya yang dikeluarkan tidak sedikit. Apalagi Pemkot tidak pernah dapat WTP, karena faktor pengelolaan aset masih kurang baik,” kata Heri, kemarin (17/9).

Selain itu sambung Heri, jika bangunan aset gedung tidak dimanfaatkan tersebut dengan baik, akan timbul masalah dikemudian hari. Karena bangunan yang kosong tidak terurus itu akan disalahgunakan untuk tempat orang berkumpul yang mengarah ke praktik prostitusi dan maksiat.

“Mirisnya bahkan ada gedung beberapa kali direnovasi, namun tidak juga dimanfaatkan dengan baik. Seharusnya aset gedung-gedung itu dirawat dan dikembangkan sesuai fungsinya. Inilah yang kita sangat sayangkan bahwa pembangunan kota sia-sia,” jelasnya.

Senada disampaikan Koordinator Lembaga Pemerhati Rakyat Bengkulu (LPRB), Bayu Putra, SH mengungkapkan, aset pemda yang sangat penting dimanfatkan demi kepentingan umum seperti kawasan pasar.  “Seperti contoh Pasar Barukoto agar tidak terkesan mati suri, segeralah Pemkot untuk mengonsep atau menata bangunannya dengan melakukan perehaban menyeluruh. Sebab jika seluruh pasar dimanfaatkan dengan baik, tentu akan nampak geliat perekonomian di kota ini. Sekarang lihat sendiri kondisinya mati suri,” jelasnya.

Tags

Facebook comments

Adsense Google Auto Size