Skip to main content
Batal ke Rutan Malabero RM dan Lily Dititip di Rutan Polda
Batal ke Rutan Malabero RM dan Lily Dititip di Rutan Polda

Batal ke Rutan Malabero RM dan Lily Dititip di Rutan Polda

BENGKULU – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menitipkan Gubernur Bengkulu (nonaktif), Dr. H. Ridwan Mukti, MH dan istri Lily Martiani Maddari ke Rutan Polda Bengkulu, hari ini. Paginya di hari yang sama, keduanya akan mengikuti pelimpahan dari penyidik ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) lembaga antirasuah tersebut.

Selain RM dan Lily, KPK juga akan membawa Rico Dian Sari, Dirut Utama PT Rico Putra Selatan (RPS).  Awalnya KPK sempat berencana akan mentitipkan RM ke Rutan Kelas II Malabero Bengkulu. Sementara istrinya di Lapas Bengkulu Khusus Perempuan. Namun skenario itu berubah kemarin. Informasi yang diperoleh untuk menghindari komunikasi RM dengan Kepala Perwakilan PT Statika Mitrasarana Curup Jhoni Wijaya yang lebih dahulu dititipkan di Rutan Kelas II Malabero. Termasuk juga Rico yang bakal dititipkan di Rutan Kelas II Malabero.

Kapolda Bengkulu Brigjen Pol Drs. Coki Manurung, SH, M.Hum melalui Direktur Direktorat Reskrimsus Kombes Pol Drs. Herman tidak menampik soal rencana penitipan kedua tersangka OTT KPK RI tersebut. Kemungkinan keduanya akan diterima dan sampai di Polda Bengkulu sore hari.

‘’Rencananya begitu (penitipan RM dan Lily, red). Penitipan untuk selama persidangan saja,’’ singkat Herman.

Informasi yang diperoleh RB Rumah Tahanan Polda Bengkulu terdapat tujuh kamar. Satu kamar khusus anak-anak, satu kamar khusus perempuan, dan kamar untuk umum. Mengingat hanya ada satu kamar untuk perempuan, besar kemungkinan Lily akan satu kamar bersama tersangka perempuan lainnya.

Kabid Humas Polda Bengkulu AKBP Sudarno yang dikonfirmasi terkait Lily yang akan bergabung dengan tahanan perempuan kasus judi tersebut, belum mau berkomentar banyak. Dirinya tidak bisa memastikan hal tersebut, karena baru besok keduanya sampai di Polda Bengkulu.

‘’Saya belum tahu masalah itu, lihat besok saja ya,’’ singkat Kapolda Bengkulu Brigjen Pol Drs. Coki Manurung, SH, M.Hum melalui Kabid Humas Polda Bengkulu, AKBP Sudarno.

Sementara RM belum bisa dipastikan akan sekamar dengan siapa. Perlu diketahui, dari lima kamar umum yang ada saat ini sudah ada penghuninya. Diantaranya AKBP Herly terpidana dalam kasus persekongkolan jahat narkoba Bupati BS,Da mantan pejabat Kaur, tersangka dalam kasus dugaan pungli CPNS, YD dan HT oknum PNS di Kabupaten Seluma tersangka kasus penipuan proyek. Lalu  Ra tersangka penipuan cek palsu. Serta Jo dan Ce, tersangka penggelapan uang PT. Bio.

Sementara tadi malam dihubungi RB, Chaerudin, SH, MH, selaku Ketua Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK untuk perkara Ridwan Mukti dan istri, Lily Martiani Maddari  mengaku keberangkatan RM dan Lily bersama  Rico pukul 14.00 WIB dari Jakarta menuju Bengkulu. “Iya, benar berangkat besok siang (hari ini,red). Ketiganya dibawa, RM, Lily dan Rico. Ada yang di rutan Polda dan juga di Rutan Malabero,” ujarnya.

Dijelaskan Chaerudin, sesuai dengan agenda, berkas ketiganya dilimpahkan pada JPU hari Senin pagi, langsung dibawa ke Bengkulu. Menurutnya, sebanyak 4 Jaksa penuntut yang menangani perkara RM di Pengadilan Tipikor Bengkulu. “Kami siap mengungkapkan dakwaan RM dalam sidang awal Oktober mendatang. Ada 4 JPU, saya sendiri sebagai ketua TIM JPU. Besok perkara ke JPU” kata Chaerudin.

Soal pelimpahan, Chaerudin tidak menetapkan kapan pelaksanaannya. Tetapi dia memastikan daklam Minggu ini segera dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Tipikor untuk perkara Rico Dian Sari dan termasuk berkas perkara Ridwan Mukti bersama istrinya.

“Kedatangan RM dan langsung dititipkan ke Bengkulu, dalam rangka hadir di sidang terdakwa Jhoni. Sekaligus berkasnya segera dilimpahkan juga, “ jelas Chaerudin.

Sementara Ketua Tim JPU Perkara Jhoni Wijaya, Fitroh Rohcahyanto menyatakan jika perkara RM ditangani sahabatnya Chaerudin. Namun penitipan RM ke Bengkulu dalam rangka untuk menghadiri sidang perkara Jhoni Wijaya, yang ditanganinya.

“Baik RM, Lily ataupun Rico. Ketiganya akan dihadirkan dalam sidang Jhoni Wijaya digelar Selasa (19/9). Untuk perkara ketiganya, ditangani Chaerudin,” ucapnya

Tags

Facebook comments

Adsense Google Auto Size